tviexpress,tviauto, tvi, tvi-auto.blogspot
On Jumat, 01 Oktober 2010 0 komentar

top games Gulat Tidak Bisa Menjamin Mempersembahkan Medali


Gulat Tidak Bisa Menjamin Mempersembahkan Medali

Posted: 01 Oct 2010 03:45 PM PDT

Jakarta, Kompas - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Wafid Muharam mengatakan, cabang yang dipimpinnya tidak bisa menjamin untuk meraih medali di Asian Games. ...

Para Pemain Asian Games Tersingkir

Posted: 01 Oct 2010 03:45 PM PDT

Jakarta, Kompas - Dua tunggal putri tim tenis Indonesia yang akan dikirim ke Asian Games Guangzhou, November mendatang—Ayu Fani Damayanti dan Jessy Rompies—tersingkir di babak perempat final Sportama International ITF Women Circuit, Jumat (1/10) di lapangan tenis Rasuna Epicentrum, Jakarta. ...

Jakarta Casual: Welcome to <b>Indonesia</b>

Posted: 01 Oct 2010 08:21 AM PDT

PSM's new Aussie imports, Goran Subara and Mitrovic, both picked up yellows during their narrow 1-0 victory away to Persibo. And as mentioned before Persijap's Portuguese coach Divaldo Alves is struggling to win the fans over after one draw and one defeat in their opening home games.

Utut: SEA Games, Tantangan Terbesar Indonesia

Posted: 01 Oct 2010 11:34 AM PDT


"Sebagai tuan rumah penyelenggara SEA Games XXVI tahun 2011, menjadi momentum bagi pembinaan olahraga nasional untuk mencapai sukses prestasi dan tuan rumaha," katanya di Jakarta, Jumut.

Grand Master ini menegaskan, kondisi itu harus diperhatikan jauh hari oleh KONI/KOI menginta ajang itu waktunya tersisa satu tahun lagi, namun strategi untuk meraih juara umum belum ada.

Bahkan KONI/KOI baru memperjuangkan cabang yang akan dipertandingkan di SEA Games XXVI,padahal seharusnya sudah lama ada dan dipersiapkan.

Dia menilai. Indonesia yang pernah merajai SEA Games mulai lemah dan ketinggalan jauh dari Thailand dan Vietnam, katanya.

Oleh karen itu, KONI/KOI seharusnya mempunyai konsep dan strategi jitu yang ditawarkan kepada Menpora, sementara Menpora tinggal meminta persetujuan DPR RI.(*)

ANT/R014/AR09

Where can you buy Nintendo Wii and other <b>games</b> in <b>Indonesia</b> <b>...</b>

Posted: 01 Oct 2010 02:43 AM PDT

Where can you buy Nintendo Wii and other games in Indonesia, Yogyakarta/Jogjakarta?

NPC Indonesia Gelar Pemusatan Latihan

Posted: 01 Oct 2010 06:35 AM PDT

Jelang Asian Para Games Guangzhou China

NPC Indonesia Gelar Pemusatan Latihan

image

Solo, CyberNews. Persiapan terus dilakukan National Paralympic Committee (NCP) Indonesia menjelang Asian Para Games 2010 yang berlangsung di Guangzhou China, 12-20 Desember mendatang. Sebuah pemusatan latihan akan dilakukan sebelum keberangkatan kontingen Merah Putih ke Negeri Tirai Bambu itu.

"Pekan depan kami mulai TC di Solo hingga sebulan sebelum berangkat ke China,” kata Ketua NPC Indonesia Senny Marbun, Jumat (1/10).

Pemusatan latihan, ujar Senny, akan diikuti oleh 21 atlet penyandang cacat yang memperkuat Indonesia. Puluhan atlet ini diambil dari hasil-hasil sejumlah kejurnas yang sudah dilaksanakan sejak awal tahun hingga sebelum puasa lalu.

"TC pun kami pusatkan di Solo karena fasilitasnya yang cukup memadai," imbuhnya.

Pada pesta olahraga bagi atlet penyandang cacat se Asia itu, Indonesia akan terjun di lima cabang olahraga. Yakni angkat berat, renang, tenis meja, bulu tangkis, dan atletik. Meski tidak memasang target muluk di event tersebut, Senny optimistis para atlet yang dikirim masih mampu bersaing.

"Realistis saja, untuk mengulang raihan event serupa di Malaysia empat tahun lalu dengan 3 emas, 8 perak, dan 10 perunggu, memang cukup berat. Saat ini persiapannya minim, tapi kami berusaha agar tidak membuat malu," paparnya.

Dari lima cabang itu, dua cabang seperti tenis meja dan bulu tangkis dipatok dapat menyumbangkan medali. Pasalnya, untuk bulu tangkis sendiri pada Asian Para Games 2006 lalu mampu menyumbangkan dua emas. Sementara satu emas lainnnya disumbang lewat cabang renang.

Sementara itu salah satu atlet kontingen Indonesia Johannes Billy mengaku akan berusaha untuk bisa masuk dalam empat besar pada setiap nomor lomba yang diikutinya. Atlet asal NTT ini akan turun di nomor lari 100 dan 200 meter, serta lempar lembing.

"Persaingan memang berat. Tapi saya harus berusaha, minimal masuk empat besar," tandasnya.

(Gading Persada/CN26)

Ayu/Jessy Juara Ganda Tenis Sportama

Posted: 01 Oct 2010 04:29 AM PDT

JAKARTA - Ganda Indonesia unggulan pertama, Ayu Fani Damayanti/Jessy Rompies menjuarai turnamen tenis Sportama International ITF Women's Circuit. Keduanya menghentikan pasangan Thailand/Indonesia, Pliphuech Peangthan/Laili Rahmawati Ulfa. 6-0, 6-0 pada laga final di lapangan tenis Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (1/10/2010).

Pertandingan babak final yang disaksikan hanya sekitar 25 penonton ini berlangsung hanya 35 menit. Ayu/Jessy tampil dominan dan solid dengan mengandalkan bola-bola cepat terus menekan. Pasangan Ayu/Jessy dapat dikatakan memiliki kelas setingkat di atas Pliphuech/Laili.

Seusai pertandingan Ayu menyatakan sangat senang dapat menjuarai turnamen ini. Gelar juara ini menjadi pelipur lara bagi Ayu dan Jessy yang pada pertandingan sebelumnya kalah di babak perempat final tunggal.

Ayu peringkat 421 dunia ditaklukkan petenis Selandia Baru bukan unggulan peringkat 971 dunia, Katherine Westbury, 2-6, 7-6 (5), 6-1 di babak perempat final. Sementara Jessy peringkat 449 dunia dijinakkan unggulan kelima dari Thailand peringkat 773 dunia, Pliphuech Peangthan 4-6, 7-6 (6), 7-6 (5).

Bertanding disaksikan Mennegpora Andi Malarangeng, Ayu tampil garang pada set pertama. Ayu mendominasi permainan dan memenangi set ini dengan mudah 6-2.

Namun pada set kedua, Westbury agaknya telah membaca permainan Ayu dan perlahan-lahan dia mulai dapat mengantisipasi serangan Ayu. Petenis Selandia Baru keturunan Thailand ini tampil solid terutama pada poin-poin penting dan memanfaatkan tiap peluang menjadi keunggulan. Westbury terus memimpin di set kedua ini hingga mengunci Ayu pada kedudukan 7-5 saat terjadi tiebreak.

Kemenangan di set kedua tersebut memberi kepercayaan diri besar pada Westbury, sehinggqa set ketiga berikutnya dia tampil terus menekan dengan bola-bola cepat. Hal ini sangat menyulitkan Ayu untuk mengembangkan permainannya. Set ketiga sepenuhnya dikuasai Westbury dan dia menangkan dengan telak 6-1.

"Pada set pertama agak sulit bagi Katherine mengembangkan permainannya. Ayu jauh lebih berpengalaman dan mampu tampil dengan memainkan tempo yang berubah-ubah sehingga menyulitkan Katherine. Baru pada set kedua Katherine mulai dapat membaca permainan Ayu dan dapat mengantisipasi permainannya," tutur Tom Westbury, ayah sekaligus pelatih Westbury.

Westbury sendiri menyatakan gembira dapat mengalahkan Ayu dan lolos ke babak final. Di babak final dia akan menghadapi petenis yang satu usia dengannya dari Indonesia, Grace Sari Ysidora. Kedua pemain kini sama-sama berusia 17 tahun.

"Saya akan mencoba menampilkan permainan terbaik saya. Saya pikir besok akan menjadi pertandingan yang ketat," tutur Westbury.

Grace lolos ke babak final setelah menyisihkan rekannya sesama pemain Indonesia, Voni Darlina, 6-4, 7-5. Grace sempat tertinggal 1-4 di set pertama, namun mampu mengejar ketertinggalannya dan mengunci Voni di set pertama tersebut di posisi 6-4. Di set kedua Grace dan Voni yang sama-sama masuk babak utama dengan fasilitas wild card atau tanpa melalui kualifikasi, bermain ketat. Grace yang bermain lebih matang kembali memenangi set kedua ini.

"Saya tampil terburu-buru ingin meraih poin pada poin-poin penting. Namun karena terburu-buru malah akhirnya pukulan saya banyak nyangkut net atau keluar lapangan," tutur Voni yang baru berusia 15 tahun dan untuk pertama kalinya lolos hingga babak perempat final turnamen intenasional senior.

Sementara itu, Jessy juga sempat memimpin 5-3 di set kedua, setelah unggul di set pertama, 6-4. Sayangnya pada saat sudah unggul ini Jessy banyak melakukan kesalahan sendiri. Jessy pun terlihat tampil kurang sabar pada poin-poin penting. Akibatnya banyak peluang kemenangan yang terbuang sia-sia.

Sebaliknya Pliphuech tampil sangat sabar dan rajin mengejar ke maja saja bola Jessy jatuh. Petenis Thailand ini sudah sering bertemu Jessy sejak mereka masih junior. Dengan kemenangan ini Pliphuech di babak semifinal menghadapi petenis Indonesia unggukan ketiga, Sandy Gumulya. Sandy di perempat final lolos dari hadangan unggulan kedelapan dari Korsel, Kim Hae-Sung 7-5, 7-6 (3).

"Cuaca sangat panas sehingga membuat saya cepat lelah. Hal ini menyulitkan saya mengembankan permainan saya. Di babak final saya akan berupaya main sebaik mungkin," tutur Sandy singkat.

Pada kesempatan itu, Andi menyatakan berat bagi Indonesia merebut medali emas dari cabang olahraga tenis Asian Games Ke-16 di Guangzhou, China, 12-27 November mendatang, karena sejumlah negara di Asia semisal China, Korea, Thailand, India mengalami kemajuan prestasi yang sangat pesat.

Karena itulah Menpora meminta PB Pelti untuk lebih memperhatikan pembinaan para pemain muda sebagai pengganti para pemain senior yang kini prestasinya mulai menurun. "Saya senang di kelompok junior ada pemain potensial semisal Voni (Darlina), Grace Sari Isydora, Aldila (Sutjiadi). Mudah-mudahan mereka ini dapat berkembang dan bertumbuh menjadi penerus generasi petenis senior yang ada sekarang," tutur Andi.

Namun di sisi lain Menpora menyatakan prihatin pada perkembangan prestasi para pemain tenis putra. Menpora melihat regenerasi pemain di sektor putra ini agak kurang. Itu sebabnya Menpora meminta PB Pelti dan para pembina tenis di Tanah Air untuk lebih memperhatikan pembinaan para pemain junior putra.

Mantan juru bicara kepresidenan ini menegaskan, pembinaan pemain junor juga masih kurang perhatian di hampir seluruh cabang olahraga di Indonesia. Pemerintah menyerukan induk-induk organisasi olahraga segera memulai pembinaan atlet dari usia dini hingga junior untuk mengejar ketertinggalan prestasi olahraga Indonesia dari negara-negara lain.

Saat Menpora meninggalkan lapangan tenis untuk melaksanakan shalat Jumat, pertandingan babak perempat final Ayu Fani Damayanti (Indonesia/unggulan 1) vs Katherine Westbury (Selandia Baru) dan Jessy Rompies (Indonesia/2) vs Pliphuech Peangthan (Thailand) masih berlanjut. Sayangnya dua petenis Indonesia yang disiapkan untuk menghadapi Asian Games di Guangzhou, China, 12-27 November mendatang akhirnya ditaklukkan lawan-lawan mereka. Ayu kalah 6-2 6-7 (5) 1-6, sementara Jessi kalah 6-4, 6-7 (6), 6-7 (5).

Ayu dan Jessy selanjutkan akan tampil pada turnamen ITF berhadiah total US$ 25.000 di Australia. Dua anggota tim Indonesia lainnya, Lavinia Tananta dan Yayuk Basuki saat ini juga sedang mengikuti turnamen di luar negeri. Lavinia bermain di Jepang, sementara Yayuk di Taiwan.

Pada kesempatan terpisah Direktur Turnamen yang juga mantan petenis Nasional Indonesia, Teddy Tanjung, menyatakan prihatin atas kekalahan dua petenis unggulan atas asal Indonesia itu. Apalagi mereka sedang disiapkan untuk memghadapi Asian Games Ke-16 di Guangzhou, China, November mendatang.

Menurut Teddy, masih ada sejumlah hal yang masih harus di benahi pada pemain Indonesia. Dia mencontohkan mental dan semangat bertanding. Menurut Teddy mental bertanding merupakan satu di antara faktor penting dalam menentukan kemenangan seorang pemain dalam suatu pertandingan terutama saat terjadi poin-poin kritis.

Ditambahkan oleh Teddy bahwa kekalahan Ayu dan Jessy menjadi pelajaran berharga bagi pemain-pemain Indonesia, khususnya menghadapi seri kedua turnamen ini di Lapangan Tenis Kompleks Stadion Tenis, Gelora Bung Karno, minggu depan. "Pemain kita jangan gampang menyerah. Pemain harus tetap fokus dalam pertandingan sampai pertandingan berakhir," kata Teddy yang pernah memperkuat Tim Tenis Ke Asian Games di Hiroshima Jepang 1994.(fmh)

Ratno Bakal Dicoret

Posted: 30 Sep 2010 07:32 PM PDT

JAKARTA- Polemik besar menghadang Timnas voli pantai Indonesia 1,5 bulan jelang Asian Games 2010. Suratno terancam bakal terbuang dari Timnas Indonesia II. Itu setelah pemain asal Jogjakarta tersebut memilih untuk menjalani pra jabatan (Prajab) di Dispora Kota Gudeg. Sejak Lebar ...

Dicoret, Ingin Cepat Keluar dari Timnas

Posted: 30 Sep 2010 06:47 PM PDT

JAKARTA - Nova Widianto memastikan diri tidak tampil di Indonesia Grand Prix Gold 2010. Pebulu tangkis yang baru saja dicoret dari tim Asian Games XVI/2010 itu, sedianya akan dipasangkan dengan Shendy Puspita Irawati pada even di Samarinda, 12-19 Oktober tersebut. "Saya t ...

RWC 2010 Jakarta <b>Indonesia</b> Pre Event | GmTristan.com

Posted: 30 Sep 2010 11:30 AM PDT

Photobucket

Landed today, Thursday, September 30, together with Team Naked Babies (Shivans), GM Shiro and my boss, GM Jake on Jakarta to attend and root for our country as the Philippine Team competes for the Ragnarok World Championships 2010.

Here’s our adventures (in photos, so far…)

RWC 2010 Jakarta, Thursday (with Team Philippines)

Our plane, below getting ready to depart. 7am at Centennial Airport, Manila…

Photobucket

Photobucket

We finally land in Jakarta (above). Team Philippines poses with GM Shiro (left) and GM Jake San Diego (right). I’m taking the photos, obviously. Duh!

Photobucket

We then take a 1 hour ride from the airport to check in at our hotel, Novotel which is just above the venue (Jitech). There’s also a mall below. Convenience!

Photobucket

Photobucket

I check in my room and eat the free “empanada” from the PAL flight. I was so thirsty that I wanted to drink the Coke from the mini-bar and just replace it later with another canned Coke. Lo and behold… I couldn’t do it coz the hotel placed stickers on all the things in the mini-bar… evil hotel, you! *grin*

Photobucket

Photobucket

So we just went to this “cool” coffee shop to have coffee and snacks. That’s a Tiramisu Donut! Heavenly! nomnomnom

FOOD ADVENTURES

As is my standard practice whenever in a foreign country, I simply must taste their streetfood and local cuisine. It’s an “adventure” I look forward too whenever I travel (and yes, flying is not an exciting thing to look forward to, thank you).

Anyways, I took a stroll with some of the Team PH kids and we discovered these finds below…

Photobucket

Mie Goreng – Para syang lomi na noodles. Halo-halo, beef, chicken, sausage, shirp, etc. It’s spicy hot. Real filling. Around 20,000RP (mga PHP100). Sulit!

Photobucket

This is the Indonesian “San Miguel”. Bintang beer is the most famous beer (at least that’s what the waiter told me). It’s dry, light and crisp. I like!

Photobucket

The best find of the night (above). “Red Soda” – 10,000RP (50 pesos). It’s Sprite, milk, strawberry syrup, sugar syrup and ice! Parang lipstick na may gatas! Ang sarapppp!

That was a fun night! Notch one up for the first day. Tomorrow, me and the kids have some free time, we plan  to go to some “ruins” and maybe visit the theme park here and go to some other historical places before we go to the drawing of lots and see the brackets and rival teams that we’ll have to face. Wish us luck!

Oh yes, cars here are left-hand driven. It just takes some getting used to… they drive on the wrong side of the road. But Indonesians are all smiles and very helpful. Our hosts and guide, LYTO of Indonesia have been so helpful. Thanks so much!

And yes, there are a lot of tagalog words that they also use in Bahasa… like…

Selamat!

Enam Atlet Jateng Siap Perkuat Indonesia

Posted: 30 Sep 2010 05:32 PM PDT

01/10/2010 07:28 (Sea Games) Enam atlet panjat tebing Jateng bakal memperkuat Indonesia. Keenam atlet itu yakni Muwardi, Shanti Wellyanti, Sugeng Pamungkas, Dharma Wahyu, Erna Cahyanti, dan Toni Mamiri.

25th SEA <b>Games</b> Closing Ceremony (3) | Winter <b>Games</b> 2010 <b>...</b>

Posted: 30 Sep 2010 10:03 AM PDT

Kabar Baik…! :) You got that right. I believe opening ceremony to be held in Bandung or Jakarta. Palembang proposed the opening of SEA Games Indonesia 2011 to be held there. It’s not decided yet. Singapore supposed to host in 2013, but they fail. Thailand, Myanmar, Vietnam, and Phillippines proposed to be the host. However Phillippines and Thailand is unlikely to be awarded since they just recently hosted the games in 2005 and 2007. The 2013 host probably Myanmar or Vietnam.

Forki Pertahankan Skuad Karate AG 2010

Posted: 30 Sep 2010 01:01 PM PDT

JAKARTA (SINDO) – Meski tiga karateka pelatnas Asian Games 2010 Guangzhou gagal merebut gelar juara di Indonesia Open Karate Championships di Bali, 24–26, PB Forki tak menggeser posisi mereka.

Olahraga Indonesia Perlu Dibenahi

Posted: 30 Sep 2010 11:07 AM PDT

JAKARTA (Pos Kota) – Minimnya prestasi Olahraga Indonesia dewasa ini, mulai mendapat perhatian para kalangan, jelang Asian Games 2010 dan SEA Games 2011, termasuk para politisi yang duduk di bangku Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ferdiansyah.

Komisi X DPR-RI dari fraksi Golkar ini mengatakan, bahwa olahraga Indonesia perlu dilakukan pembenahan mulai dari sistem pembinaan hingga pemetaan olahraga yang dilakukan pemerintah. Maklum, Ferdiansyah menilai bahwa saat ini Indonesia belum memiliki 'cetak biru' atau ukuran yang sudah dibakukan untuk menentukan prestasi dan kemampuan sebuah cabang olahraga (cabor).

"Merosotnya prestasi olahraga Indonesia saat ini terjadi karena kita belum memiliki 'cetak biru', sehingga olahraga Indonesia berjalan tidak berkesinambungan. Akibatnya, akan sulit untuk bisa melakukan pemetaan dalam mengukur kemampuan dan prestasi suatu cabang," jelas Ferdiansyah dalam sebuah diskusi bertajuk 'Menyorot Olahraga Indonesia' di hotel Century, Jakarta, Kamis (30/9).

Ferdiansyah menambahkan bahwa untuk bisa memperbaiki prestasi olahraga Indonesia saat ini, dibutuhkan '4K1F' (komitmen, konsistensi, konsekuensi, konpetensi, dan fokus) yang harus dijalani dengan baik oleh seluruh pihak, termasuk pemerintah.

"Untuk membangun sebuah cabang, kita butuh adanya komitmen, konsistensi, konsekuensi, konpetensi, dan fokus yang selama ini yidak bisa dijalankan dengan baik oleh seluruh pihak. Hasilnya, kita tidak bisa membedakan mana cabor yang menjadi prioritas dan mana cabor yang bukan menjadi prioritas," jelasnya.

"Sehingga tidak ada lagi cabang yang diberangkatkan ke ajang Internasional, hanya sekadar menjadi tim penghibur. Yang terjadi, justru ada cabang yang berpresatsi, tapi kurang mendapat perhatian pemerintah. Sedangkan ada cabang lain yang tidak memiliki prestasi, tapi didukung dengan dana yang luar biasa," tambahnya.

(junius/sir)

Jakarta Casual: New season, old problem

Posted: 30 Sep 2010 02:17 AM PDT

The club didn't even bother trying to arrange the necessary permits for the Indonesia Cup game against Persik back in July. They seemed resigned to not getting approval and everyone had to move to a far more welcoming Solo.

Review Out of <b>Indonesia</b> SEO <b>Games</b> 2010

Posted: 29 Sep 2010 06:59 PM PDT

On September 26, Out of Indonesia SEO Games 2010 was over and the official has announced the winner at the first place to fourth as described below:

VGI - Home

Posted: 29 Sep 2010 09:47 AM PDT

NBA Jam Akan Rilis Lepas dari NBA Elite 11 By : LeeYunRain - 28 Sep 2010 NBA Jam keluaran Electronic Arts yang mendatang tampaknya akan hadir sebagai produk game tersendiri ...

Come to the SEA <b>Games</b> in <b>Indonesia</b> for Bridge and Cricket | The <b>...</b>

Posted: 27 Sep 2010 05:55 PM PDT

Jakarta. The Southeast Asian Games Federation has agreed to include six new sports â€" all non-Olympic â€" at next year’s competition to be held in Indonesia.

Bridge, paragliding, roller-skating, the Vietnamese martial art of vovinam and wall-climbing will be part of the 2011 SEA Games,  while cricket will be played as an exhibition event. 

The new sports brings the total number of events to 42.

 â€œThe federations from the international as well as Asian levels have issued letters of support for the new events to be held at the SEA Games,” said Indra Kartasasmita, vice president of the Indonesia Olympic Committee.

He was speaking after the SEA Games Federation meeting in Jakarta on Monday. The capital will host 23 sports â€" including cricket, paragliding and vovinam â€" while the rest will be held in Palembang.

The Games will open on Nov. 11 at Gelora Sriwijaya Stadium in Palembang.

Indra said officials of the six sports had been instructed to promote their respective disciplines throughout the nation.

It might surprise some that bridge is considered a sport in Indonesia and it has long had its own association under the National Sports Committee.

Vovinam, the least-known of the new sports, is a martial art practiced with or without weapons.

It was first featured in international competition at the 2009 Asian Indoor Games in Ho Chi Minh City.

Indonesia won two gold medals in the discipline. Indra said a quota system  would be used to prevent “countries from monopolizing the medals in a specific sport.” 

The scheme will be discussed at a federation council meeting in Bali in December, he said. 



Black to Coach RP team in SEA <b>Games</b>

Posted: 27 Sep 2010 10:45 AM PDT

By WAYLON GALVEZ | Manila Bulletin

MANILA, Philippines — Ateneo's multi-titled mentor Norman Black is set to be named head coach of the national team in next year's Southeast Asian Games in Indonesia.

A ranking official of the Samahang Basketbol ng Pilipinas (SBP) said the 52-year-old Black was the top choice from a short list of coaches because of his achievements, particularly the past five years with the Blue Eagles in the UAAP.

"He will be named as coach of the national team," said the source who asked not to be named as the 73rd UAAP best-of-three Finals is ongoing, which the reigning two-time champion Ateneo is currently leading opposite Far Eastern University, 1-0, after winning Game 1 (72-49) over the weekend.

SBP executive director Noli Eala confirmed that Black, who won numerous titles in the PBA and considered as one of the greatest imports ever to have played in Asia's first play-for-pay league, is one of the top candidates with FEU coach Glenn Capacio.

"We're not going to make any announcement until after the collegiate season. But we're leaning on either Norman Black or Glenn Capacio depending on the outcome of the UAAP Finals," said Eala.

However, the same source mentioned that Capacio has already declined the job and instead, offered support as part of the coaching staff.

According to Eala, he believes that Black is interested, but will need clearance from the Ateneo management should he be the one appointed for the post.

Eala also pointed to Black's coaching experience, including a 'Grand Slam' championship he won with with San Miguel Beer in 1989, and a coaching stint with the national team during the 1994 Asian Games in Hiroshima, Japan.

That team, composed of the core of All-Filipino champion SMB led by Allan Caidic and reinforced by Alvin Patrimonio, as well as amateur standouts like Marlou Aquino and Kenneth Duremdes, lost in the bronze medal game against Japan.

Black is the third winningest coach in the 36-year history of the PBA with 10 championships, 9 with SMB and one with Sta. Lucia Realty.

The national team hasn't lost the SEA Games basketball gold since 1991, defending its title seven straight times. The last RP team to win it came in 2007 during the Nakhonratchasima Games where the Harbour Centre backed Nationals – coached by Junel Baculi – won games by an average winning margin of 43.0 points.

The game was not included in the 2009 Laos Games. (Tempo Sports)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

dbc network,peluang bisnis,oriflame

ebook,tip internet,sukses internet