tviexpress,tviauto, tvi, tvi-auto.blogspot
On Senin, 04 Juli 2011 0 komentar

top games Menpora Buka Turnamen Piala Presiden - AntaraNews.com


Menpora Buka Turnamen Piala Presiden - AntaraNews.com

Posted: 04 Jul 2011 10:45 AM PDT

Menpora Buka Turnamen Piala Presiden

Selasa, 5 Juli 2011 00:45 WIB | 468 Views

Timnas <b>Indonesia</b> � aqomadin

Posted: 04 Jul 2011 08:12 AM PDT

Tim nasional sepak bola Indonesia pernah memiliki kebanggaan tersendiri, menjadi tim Asia pertama yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA pada tahun 1938. Saat itu mereka masih membawa nama Hindia Belanda dan kalah 6-0 dari Hongaria, yang hingga kini menjadi satu-satunya pertandingan mereka di turnamen final Piala Dunia. Ironisnya, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak dan memiliki masyarakat dengan minat yang sangat tinggi terhadap olahraga sepak bola, menjadikan sepak bola olahraga terpopuler di Indonesia (selain bulu tangkis), namun Indonesia tidaklah termasuk jajaran tim-tim kuat di Konfederasi Sepakbola Asia. Di kancah Asia Tenggara sekalipun, Indonesia belum pernah berhasil menjadi juara Piala AFF (dulu disebut Piala Tiger) dan hanya menjadi salah satu tim unggulan. Prestasi tertinggi Indonesia hanyalah tempat kedua di tahun 2000, 2002, dan 2004, dan 2010 (dan menjadikan Indonesia negara terbanyak peraih runner-up dari seluruh negara peserta Piala AFF). Di ajang SEA Games pun Indonesia jarang meraih medali emas, yang terakhir diraih tahun 1991. Di kancah Piala Asia, Indonesia meraih kemenangan pertama pada tahun 2004 di China setelah menaklukkan Qatar 2-1. Yang kedua diraih ketika mengalahkan Bahrain dengan skor yang sama tahun 2007, saat menjadi tuan rumah turnamen bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam. KOSTUM Kostum tim nasional Indonesia tidak hanya merah-putih sebab ada juga putih-putih, biru-putih, dan hijau-putih. Menurut Bob Hippy, yang ikut memperkuat timnas sejak tahun 1962 hingga 1974, kostum Indonesia dengan warna selain merah-putih itu muncul ketika PSSI mempersiapkan dua tim untuk Asian Games IV-1962, Jakarta. Saat itu ada dua tim yang diasuh pelatih asal Yugoslavia, Toni Pogacnic, yakni PSSI Banteng dan PSSIGaruda. Yang Banteng, yang terdiri dari pemain senior saat itu, seperti M. Zaelan, Djamiat Dalhar, dan Tan Liong Houw, selain menggunakan kostum merah-putih juga punya kostum hijau-putih. Sedangkan tim Garuda, yang antara lain diperkuat Omo, Anjik Ali Nurdin, dan Ipong Silalahi juga dilengkapi kostum biru-putih. Tetapi, setelah terungkap kasus suap yang dikenal dengan “Skandal Senayan”, sebelum Asian Games IV-1962, pengurus PSSI hanya membuat satu timnas. Itu sebabnya, di Asian Games IV-1962, PSSI sama sekali tidak mampu berbuat apa-apa karena kemudian kedua tim itu dirombak. Selanjutnya digunakan tim campuran di Asian Games. Mulyadi (Fan Tek Fong), asisten pelatih klub UMS, yang memperkuat timnas mulai tahun 1964 hingga 1972, menjelaskan bahwa setelah dari era Asian Games, sepanjang perjalanan timnas hingga tahun 1970-an, PSSI hanya mengenal kostum merah-putih dan putih-putih. Begitu juga ketika timnas melakukan perjalanan untuk bertanding di sejumlah negara di Eropa pada tahun 1965. Saat itu setiap kali bermain, tim nasional hanya menggunakan merah-putih dan putih-putih dengan gambar Garuda yang besar di bagian dada hingga ke perut. Seragam hijau-putih kembali digunakan saat mempersiapkan kesebelasan pra-Olimpiade 1976, dan kemudian digunakan pada arena SEA Games XI-1981 Manila. “Begitu juga ketika Indonesia bermain di Thailand, di mana saat itu Indonesia menjadi runner-up Kings Cup 1981,” kata Ronny Pattinasarani yang memperkuat PSSI tahun 1970-1985. Di Piala Asia 2007 yang digelar mulai 8 Juli hingga Minggu 29 Juli, Nike juga telah mendesain kostum tim nasional Indonesia, tetapi kali ini bukan hijau-putih, melainkan putih-hijau. Tentu tetap dengan detail yang sama, seperti Garuda yang selalu bertengger di dada. Dan pada kostum Timnas Indonesia terakhir yang dibuat Nike pada 2010 untuk Piala Suzuki AFF2010, motif baru kembali diperkenalkan. Pada kostum ini, terdapat Burung Garuda besar yang membentang hampir di seluruh bagian depan kostum yang tidak berwarna tetapi memiliki garis-garis yang memiliki warna hitam cenderung abu-abu. Sementara pada kostum kedua yang berwarna Putih-Hijau, terdapat motif yang sama, tetapi garis-garis pada burung Garuda berwarna abu-abu muda. Sejarah Indonesia di Piala Dunia Indonesia pada tahun 1938 (di masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari 2 negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepak bola Asia memang hampir tidak ada. Namun, Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina. Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepak bola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB)yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) di tahun 1936 milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) punya bangsa Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) sebuah organisasi sepak bola orang-orang Belanda di Hindia Belandamenaruh hormat kepada Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) lantaran Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB)yang memakai bintang-bintang dari NIVBkalah dengan skor 2-1 lawan Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ)salah satu klub anggota PSSIdalam sebuah ajang kompetisi PSSI ke III pada 1933 di Surabaya. NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen's Agreement pada 15 Januari 1937. Pascapersetujuan perjanjian ini, berarti secara de facto dan de jureBelanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepak bola di HindiaBelanda. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia, dimana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim). Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka, sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. Dalam pertandingan internasional, PSSI membuktikannya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan, di antaranya Maladi, Djawad, Moestaram, Sardjan, berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union, Semarang. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor. Atas tindakan sepihak dari NIVU ini, Soeratin, ketua PSSI yang juga aktivis gerakan nasionalisme Indonesia,sangat geram. Ia menolak memakai nama NIVU. Alasannnya, kalau NIVU diberikan hak, maka komposisi materi pemain akan dipenuhi orang-orang Belanda. Tapi FIFA mengakui NIVU sebagai perwakilan dari Hindia Belanda. Akhirnya PSSI membatalkan secara sepihak perjanjian Gentlemen's Agreement saat Kongres di Solo pada 1938. Maka sejarah mencatat mereka yang berangkat ke Piala Dunia Perancis 1938 mayoritas orang Belanda. Mereka yang terpilih untuk berlaga di Perancis, yaitu Bing Mo Heng (kiper), Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermadji, Anwar Sutan, dan Achmad Nawir (kapten). Mereka diasuh oleh pelatih sekaligus ketua NIVU, Johannes Mastenbroek. Mo Heng, Nawir, Soedarmadji adalah pemain-pemain pribumi yang berhasil memperkuat kesebelasan Hindia Belanda, tetapi bertanding di bawah bendera kerajaan Nederland.

Rekor Penampilan di Piala Dunia FIFA

Rekor Penampilan di Piala Dunia FIFA
Tuan Rumah / Tahun Hasil Posisi M S K GM GK
Bendera Uruguay 1930 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Italia 1934 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Perancis 1938 Babak 1 (sebagai Hindia Belanda) 14 0 0 1 0 6
Bendera Brasil 1950 Mengundurkan diri - - - - - -
Bendera Swiss 1954 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Swedia 1958 Mengundurkan diri selama kualifikasi - - - - - -
Bendera Chili 1962 Mengundurkan diri - - - - - -
Bendera Inggris 1966 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Meksiko 1970 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Jerman Barat 1974 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Argentina 1978 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Spanyol 1982 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Meksiko 1986 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Italia 1990 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Amerika Serikat 1994 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Perancis 1998 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Korea Selatan Bendera Jepang 2002 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Jerman 2006 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Afrika Selatan 2010 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Brasil 2014 Belum Diselenggarakan
Bendera Rusia 2018 Belum Diselenggarakan
Bendera Qatar 2022 Belum Diselenggarakan
Total 1/19 Round 1 0 0 1 0 6
Sejarah final Piala Dunia FIFA 1938
Tahun Babak Nilai Hasil
1938 Babak 1  Hindia-Belanda 0 – 6  Hongaria Kalah

Rekor Penampilan di Piala Asia AFC

Tahun Hasil Poin M S K GM GK
Bendera Hong Kong 1956 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Korea Selatan 1960 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Israel 1964 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Iran 1968 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Kuwait 1972 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Singapura 1976 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Qatar 1980 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Uni Emirat Arab 1984 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Lebanon 1988 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Jepang 1992 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Uni Emirat Arab 1996 Babak 1 3 0 1 2 4 8
Bendera Lebanon 2000 Babak 1 3 0 1 2 0 7
Bendera Republik Rakyat Cina 2004 Babak 1 3 1 0 2 3 9
Bendera IndonesiaBendera MalaysiaBendera ThailandBendera Vietnam 2007 Babak 1 3 1 0 2 3 4
Bendera Qatar 2011 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Total Terbaik: Babak 1 12 2 2 8 10 28

Hasil Pertandingan

Di bawah ini adalah hasil seluruh pertandingan sepakbola yang dijalankan timnas Indonesia terhadap negara yang terdaftar di FIFA.[4][5]

[sembunyikan]Lawan ↓ Jumlah Pertandingan ↓ Menang ↓ Seri ↓ Kalah ↓ Gol Memasukkan ↓ Gol Kemasukkan ↓ Selisih Gol ↓
 Australia 15 1 3 11 6 32 -26
 Bahrain 5 2 2 1 7 7 0
 Bangladesh 6 4 1 1 10 4 6
 Bhutan 2 2 0 0 4 0 4
 Bosnia dan Herzegovina 1 0 0 1 0 2 -2
 Brunei 7 5 2 0 26 2 24
 Bulgaria 1 0 0 1 0 4 -4
 Kamboja 20 15 3 2 80 13 67
 Kanada 1 0 0 1 0 4 -4
 Republik Rakyat Cina 11 1 1 9 7 30 -23
 Cina Taipei 11 7 0 4 24 13 11
 Denmark 1 0 0 1 0 9 -9
 Jerman Timur 2 0 1 1 3 5 -2
 Mesir 3 0 1 2 5 9 -4
 Estonia 1 0 0 1 0 3 -3
 Fiji 2 0 2 0 3 3 0
 Ghana 1 0 0 1 0 2 -2
 Guinea 1 0 0 1 0 2 -2
 Hong Kong 18 10 3 5 38 26 12
 India 17 9 2 6 35 23 12
 Iran 3 0 1 2 2 4 -4
 Irak 5 0 1 4 3 14 -11
 Jamaika 1 1 0 0 2 1 1
 Jepang 15 5 2 8 18 33 -15
 Yordania 1 0 0 1 1 2 -1
 Kenya 1 0 0 1 2 3 -1
 Korea Utara 6 0 1 5 4 14 -10
 Korea Selatan 43 4 4 35 28 97 -69
 Kuwait 6 1 2 3 6 11 -5
 Laos 8 8 0 0 40 5 35
 Liberia 1 0 0 1 1 2 -1
 Libya 1 0 0 1 0 4 -4
 Liechtenstein 1 0 0 1 2 3 -1
 Lituania 2 0 1 1 2 6 -4
 Malaysia 70 28 16 26 106 99 7
 Maladewa 3 3 0 0 10 0 10
 Malta 2 0 0 2 0 4 -4
 Moldova 1 0 0 1 1 2 -1
 Maroko 1 0 0 1 0 2 -2
 Myanmar 36 13 7 16 60 58 2
 Selandia Baru 8 2 4 2 8 9 -1
 Nigeria 1 0 0 1 1 2 -1
 Oman 3 0 1 2 1 3 -2
 Pakistan 4 3 1 0 9 2 7
 Papua Nugini 1 0 0 1 0 1 -1
 Paraguay 1 0 0 1 2 3 -1
 Filipina 19 18 1 0 80 7 73
 Qatar 6 1 1 4 5 15 -10
 Arab Saudi 10 0 0 10 4 32 -28
 Senegal 1 0 1 0 2 2 0
 Vietnam Selatan 11 9 1 1 35 19 16
 Singapura 52 24 11 17 95 64 31
 Sri Lanka 3 2 1 0 11 2 9
 Suriah 4 1 0 3 3 13 -10
 Tanzania 1 1 0 0 3 1 2
 Thailand 57 17 15 25 73 90 -17
 Timor Leste 1 1 0 0 6 0 6
 Turkmenistan 2 1 0 1 4 4 0
 Uni Emirat Arab 4 1 1 2 8 8 0
 Uruguay 3 1 0 2 5 11 -6
 Uzbekistan 2 0 1 1 1 4 -3
 Vietnam 15 7 4 4 20 15 5
 Yaman 4 2 3 0 7 3 4
 Yugoslavia 3 0 0 3 4 14 -10
 Zimbabwe 1 0 1 0 0 0 0
Total 545 207 103 234 911 878 33

Daftar Pelatih Tim Nasional Indonesia

Periode Nama Pelatih
1938 Bendera Belanda Johannes Christoffel van Mastenbroek
1951-1953 Bendera Singapura Choo Seng Quee
1954-1964 Bendera Yugoslavia Antun Pogačnik
1966-1970 Bendera Indonesia E.A. Mangindaan
1970 Bendera Indonesia Endang Witarsa
1971-1972 Bendera Turki Yusuf Balik
1972-1974 Bendera Indonesia Suwardi Arland
1974-1975 Bendera Indonesia Aang Witarsa
1975-1976 Bendera Belanda Wiel Coerver
1976-1978 Bendera Indonesia Suwardi Arland
1978-1979 Bendera Belanda Frans Van Balkom
1979-1980 Bendera Polandia Marek Janota
1980-1981 Bendera Jerman Bernd Fischer
1981-1982 Bendera Indonesia Harry Tjong
1982-1983 Bendera Indonesia Sinyo Aliandoe
1983-1984 Bendera Indonesia M. Basri, Iswadi Idris dan Abdul Kadir
1985-1987 Bendera Indonesia Bertje Matulapelwa
1987 Bendera Indonesia Sinyo Aliandoe
1987-1991 Bendera Rusia Anatoli Polosin
1991-1993 Bendera Yugoslavia Ivan Toplak
1993-1995 Bendera Italia Romano Mattè
1995-1996 Bendera Indonesia Danurwindo
1996-1997 Bendera Belanda Henk Wullems
1998 Bendera Indonesia Rusdy Bahalwan
1999 Bendera Jerman Bernard Schumm
1999-2000 Bendera Indonesia Nandar Iskandar
2000-2001 Bendera Indonesia Benny Dollo
2002-2004 Bendera Bulgaria Ivan Venkov Kolev
2004-2007 Bendera Inggris Peter Withe
2007 Bendera Bulgaria Ivan Venkov Kolev
2008-2010 Bendera Indonesia Benny Dollo
2010-kini Bendera Austria Alfred Riedl

Pemain Terkenal

VGI - Demonstrasi Facial Recognition di Vita - Video <b>Games Indonesia</b>

Posted: 04 Jul 2011 06:58 AM PDT

Sony Computer Entertainment Japan telah mendemonstrasikan teknologi facial recognition yang dimiliki PlayStation Vita di ajang Game Tools & Middleware Forum 2011 pekan lalu. Aplikasi bergaya webcam ini memungkinkan dua orang pengguna untuk dapat melakukan chat lewat avatar virtual yang mengikuti segala ekspresi wajah, gerakan kepala, serta bibir.

Masih antusias dalam menantikan handheld terbaru Sony ini? (LYR)

Via: gematsu

Transformers: Dark of the Moon - The Game - Video <b>Games Indonesia</b>

Posted: 04 Jul 2011 06:10 AM PDT

Saya ingat ketika trailer Transformers: Dark of the Moon (Transformers: DotM) diputar pertama kali di bioskop, orang-orang begitu antusiasnya, bahkan ada yang tepuk tangan saking gembiranya. Dan beberapa waktu berselang, antusiasme penikmat film di Indonesia itu berubah menjadi sumpah serapah ketika bioskop tak lagi menayangkan film-film Hollywood. Well, untunglah kita sebagai gamer masih bisa merasakan atmosfer dari film-film favorit yang biasanya didahului dengan rilisnya official game dari film tersebut.


Kali ini game DotM bertindak sebagai prolog dari filmnya nanti, karena game ini mengambil storyline sebelum event yang terjadi pada film. DotM membawa kita pada event setelah ending Revenge of the Fallen dimana Autobots lagi-lagi harus berhadapan dengan Decepticons yang dalam tiga tahun terakhir tak diketahui keberadaannya.

Pada awal campaign kita disuguhi dengan adegan dimana salah satu Decepticons diam-diam membajak satelit luar angkasa dengan maksud yang tidak dijelaskan. Adegan beralih ke pesawat kargoyang membawa mobil Camaro kuning, lalu sang Camaro melakukan lompatan dan berubah wujud di udara menjadi... Guess who? Yap, Bumblebee! Adegan jump dari pesawat ini sedikit mengingatkan kita pada salah satu cut-scene dalam Metal Gear Solid 3: Snake Eater. Walaupun begitu, alur cerita dalam DotM masih jauh dari kata solid.


Setelah cut-scene yang kelihatannya menjanjikan, kita dibawa ke misi pertama bersama Bumblebee di sebuah kota mati. Level pertama ini lebih banyak menyorot tentang sistem kontrol yang dipakai dalam game. Dalam level awal ini pula gamer akan diperkenalkan dengan form baru para robot jagoan kita selain vehicle mode dan robot mode. Activision menyediakan satu form lagi yang merupakan gabungan dari kedua form tersebut, yaitu Stealth Force. Sepintas stealth force berbentuk seperti vehicle biasa namun lebih “berotot”. Pada form ini kita bisa melakukan manuver seperti kendaraan hovercraft. Tak hanya itu, form ini juga dilengkapi juga dengan senjata. Dibandingkan dengan dua form yang ada, karakter kita akan lebih rentan terhadap serangan jika menggunakan stealth force form.

Klip Video Baru BRS The Game Tunjukkan <b>...</b> - Video <b>Games Indonesia</b>

Posted: 04 Jul 2011 06:07 AM PDT

Untitled Document

Bisa jadi gamer telah melihatnya. Namun ImageEpoch telah menggabungkan 2 klip video untuk game terbaru mereka Black Rock Shooter The Game menjadi satu rentetan dalam waktu yang tak terlalu lama telah berselang. Di dalam paruh pertama klip video tersebut, kita akan melihat tampilan grafis secara in-game dan kemungkinan gameplay yang bakal diusung oleh BRS The Game.


Sementara di paruh kedua, gamer bakal diperkenalkan pada karakter baru yang dimunculkan secara khusus, White Rock Shooter. Terlebih dengan adanya Figma WRS yang dilepas secara limited edition dalam bundling White Premium Box seharga 10479 yen, bersama-sama dengan artbook & soundtrack dari BRS The Game, membuat kita jadi sedikit drooling akan RPG baru untuk PSP itu.


Namun jika ingin mendapatkan WRS dalam bentuk imut, tepatnya dengan ujud sebuah charm, kalian juga bisa membeli bundling yang standar seharga 6279 yen pada rilis pertamanya. Sementara jika ingin ikut melakukan donasi demi membantu Jepang pasca bencana tsunami yang terjadi baru-baru ini, gamer dapat mengunduh BRS The Game via PSN dengan harga sebesar 5600 yen. (HKD)

Via: YouTube

VGI - 2 Menit Awal BioShock Infinite dalam <b>...</b> - Video <b>Games Indonesia</b>

Posted: 04 Jul 2011 06:04 AM PDT

Sejak ajang E3 2011 lalu, Ken Levine dari Irrational Games sering mengeksiskan dirinya di Internet demi membicarakan kelanjutan serial BioShock, yaitu BioShock Infinite. Masih mengusung genre first-person shooter, kali ini game tersebut akan mengambil setting waktu di tahun 1912 dengan jalan cerita serta gameplay yang berbeda.

Jika sebelumnya gamer akan mejelajahi kota fiktif bawah laut yang telah familiar bernama Rapture, kini kalian akan jauh melayang di atas daratan. Tepatnya di Columbia versi alternatif, merupakan sebuah kota yang mengangkasa di atas langit dan jauh berbeda dari kondisi nyata yang kita ketahui saat ini.

Pada klip video baru dari Ken Levine ini, berupa demo yang pernah didiskusikan dan mengeruk banyak penghargaan pada ajang E3 2011 lalu, gamer dapat mengecap 2 menit awal dari BioShock Infinite. Di dalamnya, kita akan melihat dari perspektif sang protagonis, Booker Dewitt, ditemani Elizabeth sedang berputar-putar di sebuah toko.


Irrational Games, yang berlaku sebagai pihak pengembang game ini, tak perlu kita ragukan karena sebelumnya telah menggarap seri pertama dari BioShock yang sukses dan menjadi pondasi dari serial tersebut. BioShock Infinite dijadwalkan untuk rilis secara simultan di Xbox 360, PlayStation 3, dan PC per tahun 2012 mendatang. (HKD)

Via: Joystiq

VGI - Peraturan Baru Akan Mematikan Streaming <b>Game</b> Footage oleh User

Posted: 04 Jul 2011 05:08 AM PDT

Sebuah hukum sedang diajukan ke U.S. Senate, dan apabila hukum ini sampai disahkan, maka streaming video dari copyrighted material di Internet adalah sebuah pelanggaran, dan bisa dituntut penjara sampai lima tahun.


Bill S.978 menyatakan bahwa “10 atau lebih penampilan publik menggunakan media elektronik selama 180 hari dari sebuah atau lebih materi yang memiliki copyright akan bisa dituntut tidak lebih dari 5 tahun penjara selama penampilan tersebut memiliki nilai lebih dari $2,500 USD.”

Bisa dibayangkan apa yang terjadi apabila hukum ini sudah disahkan? Fan-made video game clip akan menghilang dari Internet, termasuk fan-made music video dan apapun yang ada hubungannya dengan musik dan video yang memiliki copyright. Peraturan ini tidak hanya mengancam pengguna YouTube, tetapi juga situs-situs lain yang biasa melakukan embed konten YouTube.

Sama seperti di Indonesia, setiap ada hukum baru, pasti ada yang menentang. Grup aktivis di Internet bernama “Demand Progress” sudah menyiapkan sebuah web-form untuk mereka yang menentang hukum ini dan mengajukannya kepada perwakilan daerah masing-masing.

Ingin memperlihatkan bagaimana jagonya kamu main Demon’s Souls di YouTube? Lima tahun penjara menanti. (ZBT)

Via: Joystiq

Ini Dia.. Manfaat <b>Game</b> Asal Tidak Berlebihan | AlgoritmaNews

Posted: 04 Jul 2011 03:03 AM PDT


Demikian menurut Direktur Utama Cyberworld Network Indonesia (CNI), Piandi, saat berbincang santai. "Games tidak hanya memerlukan perangkat TI yang mumpuni, tapi juga keahlian dari para pemainnya. Semakin ke sini, games tidak hanya butuh ketangkasan tapi juga skill lainnya," paparnya di Bandung, kemarin.

Piandi juga tidak memungkiri bahwa persepsi negatif tentang game di masyarakat masih cukup kuat. Namun dirinya cukup optimistis bahwa seiring dengan perkembangan teknologi akan semakin membuka wawasan bagi masyarakat.

"Games atau setiap hobi dan kegemaran ada dua posisi, terlalu banyak salah, kurang juga salah. Yang penting adalah sosialisasi dan edukasi dari gamess," katanya.

Cyberworld Network Indonesia yang dipimpin Piandi membawa konsep game center dan cyber cafe dari Korea. Perpaduan Game Center, I-Cafe dan Cyber Edutainment dalam satu atap ini diharapkan bisa mengikis imej negatif dari games.

Lebih lanjut Piandi menjelaskan bahwa konsep yang dibawanya ini tidak hanya sekedar bisnis tapi juga salah satu upaya untuk ikut mencerdaskan bangsa. Rencananya, ia akan membangun sekolah khusus gamers dan developer games di Indonesia.

"Penduduk Indonesia besar. Ini market besar. Saat ini memang baru tahap memasarkan produk dari luar. Kita belum mempunyai peluang bisnis di sini. Tapi tidak tertutup kemungkinan ke depannya games bisa menjadi industri di Indonesia," harapnya.


Refrensi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

dbc network,peluang bisnis,oriflame

ebook,tip internet,sukses internet