tviexpress,tviauto, tvi, tvi-auto.blogspot
On Rabu, 01 Juni 2011 0 komentar

top games 26th SEA <b>Games Indonesia</b> 2011: MNC Pegang Hak Siar 6 Cabor SEA Games


26th SEA <b>Games Indonesia</b> 2011: MNC Pegang Hak Siar 6 Cabor SEA Games

Posted: 01 Jun 2011 09:34 AM PDT

Aloysius Gonsaga Angi Ebo |

JAKARTA, Kompas.com - Panitia Nasional SEA Games 2011 atau INASOC menggandeng PT Media Nusantara Citra (MNC) Tbk sebagai pemegang hak siar ekslusif untuk beberapa cabang olahraga pada ajang terbesar di Asia Tenggara itu.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT MNC Tbk Hary Tanoesoedibjo dengan Ketua Panitia INASOC Rita Subowo, yang disaksikan Menpora Andi Mallarangeng dan Ketua Harian INACSOC Rahmad Gobel di Gedung Pyramid KONI Jakarta, Rabu (1/6/11).

"Broadcast mempunyai peran besar dalam menyukseskan kegiatan ini. Jadi kami menyambut positif kerja sama ini," kata Ketua Panitia INASOC Rita usai penandatangan kerja sama.

Menurut dia, PT MNC Tbk merupakan salah satu sponsor besar pada ajang SEA Games 2011 di Palembang dan Jakarta 11-22 November nanti. Meski demikian, panitia tetap membuka kesempatan bagi televisi lain untuk menyukseskan ajang ini.

PT MNC Tbk pada SEA Games 2011 hanya memiliki hak siar eksklusif pada enam cabang olahraga dari 43 cabang olaharaga yang dipertandingkan, yaitu sepak bola, renang, bulu tangkis, perahu naga, senam ritmik dan futsal.

"Kami salut ada televisi yang mempunyai kemauan tinggi dalam menyukseskan olahraga, terutama pada SEA Games. Pengaruh dari televisi jauh lebih besar dibandingkan media yang lain," kata Rita menambahkan.

Dirut PT MNC Tbk Hary Tanoesoedibjo mengatakan, pihaknya mempunyai tanggung jawab untuk turut serta dalam menyukseskan setiap program pemerintah. "Perusahaan kami juga berperan serta dalam memajukan olahraga nasional," katanya.

Pria yang akrab dipanggil Hary Tanoe itu menjelaskan, selama ini PT MNC Tbk melalui RCTI, MNC TV maupun Global TV merupakan televisi yang paling aktif dalam menyiarkan acara-acara olahraga.

Sementara itu Menpora Andi Mallarangeng menyambut positif penandatanganan kerja sama ini serta memberikan penghargaan atas terjalinnya hubungan antara INASOC dengan PT MNC Tbk.

"Kami membutuhkan banyak media massa untuk mengobarkan semangat SEA Games ke seluruh Indonesia. Saya percaya, media-media lain akan mengikuti jejak MNC," katanya.

Dengan adanya kerja sama ini, INASOC sedikitnya telah mendapatkan empat sponsor utama SEA Games 2011. Sebelum PT MNC Tbk, INASOC telah menjalin kerja sama dengan Panasonic Gobel, Garuda Indonesia dan Indofood Sukses Makmur.

"Indonesia Open Harus Dimanfaatkan!" - 26th SEA <b>Games Indonesia</b> 2011

Posted: 01 Jun 2011 09:33 AM PDT

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

KOMPAS/MUKHAMAD KURNIAWAN


JAKARTA, Kompas.com - Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji menekankan bahwa kejuaraan internasional karate Indonesia Open 2011 harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para atlet pelatnas SEA Games.

"Ini event terakhir Indonesia Open setelah tiga kali berlangsung setiap tahun, dan setelah ini akan ada kejuaraan dunia WKF," kata Hendardji usai acara pembukaan Indonesia Open di Jakarta, Rabu (1/6/11).

Kejuaraan Indonesia Open itu dibuka oleh Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo. Dikatakannya, setelah event akbar karate ini, tahun depan Indonesia ditunjuk oleh Federasi Karate-Do Dunia (WKF) menjadi tuan rumah kejuaraan SEAKF.

"Tahun depan kami beserta China dan Italia akan jadi tuan rumah WKF, setelah tahun ini dituanrumahi oleh Perancis, Turki dan Australia," tambahnya.

Pada Indonesia Open yang diikuti 105 karateka dari sembilan negara, Indonesia menurunkan para atlet pelatnas SEA Games dan didukung oleh karateka pemenang OSO Cup.

"Ini sebagai uji coba bagi atlet pelatnas, ini cukup penting bagi mereka sekaligus sebagai pantauan peta kekuatan karate Asia Tenggara yang nanti akan turun di SEA Games 2011," katanya.

Sementara itu atlet pelatnas karate SEA Games 2011 Dony Darmawan mengatakan dirinya cukup siap bertanding di Indonesia Open.

"Saya cukup fit, dan saya juga telah melakukan persiapan lewat latihan-latihan selama pelatnas," kata karateka yang ikut andil merebut medali emas pada kejuaraan Swedia Terbuka dan Ukraina Terbuka dua bulan lalu.

"Saya akan berusaha maksimal untuk mempersembahkan yang terbaik di Indonesia Open ini," tambah karateka berusia 27 tahun ini.

Venue SEA <b>Games</b> Masih Tahap Penyelesaian

Posted: 01 Jun 2011 09:32 AM PDT

Riana Afifah | Aloysius Gonsaga Angi Ebo
KOMPAS/WISNU AJI DEWABRATA

JAKARTA, KOMPAS.com — SEA Games XXVI akan digelar beberapa bulan lagi. Venue yang nanti akan digunakan untuk pertandingan setiap cabang olahraga masih dalam tahap penyelesaian.

"Untuk boling sudah 93 persen. Tanggal 5 Juni rencananya akan digunakan untuk kejuaraan boling internasional. Untuk venue lain sudah bergerak naik. Ada yang 60 persen, ada juga yang 43 persen," kata Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Rationo di Jakarta, Selasa (31/5/2011).

Ia juga menginformasikan tentang adanya venue yang dilelang ulang, yaitu Gelora Bung Karno. Sampai sekarang, venue Gelora Bung Karno masih dalam tahap pengerjaan. Selain dilelang ulang, ada juga beberapa venue yang mesti dievaluasi, yakni velodrome di Rawamangun.

"Untuk venue dengan tingkat kesulitan tinggi baru akan selesai Juli, seperti judo, panahan, dan bola basket," ungkap Rationo.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pemuda dan Olahraga akan mengirim tim monitor untuk memantau secara langsung kesiapan venue atau lokasi pertandingan SEA Games 2011 di Palembang dan Jakarta. Pembangunan diperkirakan tuntas antara Juli dan Agustus.

Untuk SEA Games XXVI tanggal 11-22 November 2011, venue di Jakarta tidak begitu dipersoalkan karena hampir semua lokasi pertandingan sebenarnya telah tersedia. Hanya beberapa venue yang harus dibuat baru, di antaranya untuk nomor BMX, MTB, dan dayung. Namun, semua kegiatan di Jakarta rencananya akan dipusatkan di Gelora Bung Karno.

Rehab Venue Bowling Capai 93 Persen - 26th SEA <b>Games Indonesia</b> 2011

Posted: 01 Jun 2011 09:22 AM PDT

0Share


BERITAJAKARTA.COM
Sebagai salah satu kota yang dipercaya menyelenggarakan SEA Games ke-26 bersama Kota Palembang, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menyiapkan segala sarana maupun prasarana venue atau tempat pertandingan cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang SEA Games ke-26 November mendatang, khususnya di DKI Jakarta. Salah satu venue yang mendekati tahap akhir penyelesaian yakni, venue bowling di Jaya Ancol Center, Jl Lodan Timur, Ancol, Tanjungpriok.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo meminta Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta untuk melakukan percepatan proses rehab venue-venue yang akan digunakan dalam perhelatan SEA Games, pada November mendatang. Tidak hanya itu, dirinya juga mengharapkan, agar tempat penginapan untuk para atlet maupun pelatih tidak terlalu jauh dengan tempat pertandingan. “Ini untuk mengantisipasi kemacetan di Jakarta. Jangan sampai para atlet maupun pelatih terlambat datang di lokasi pertandingan,” ujar Fauzi Bowo, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (31/5).

Terkait kebijakan pengaturan lalu lintas selama SEA Games berlangsung, dikatakan Fauzi, pihaknya belum dapat memastikan apakah kebijakan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor ganjil dan genap dapat diberlakukan. “Butuh kesiapan yang matang untuk menerapkan hal tersebut. Karena kita akan mengatur ribuan kendaraan bermotor di Jakarta,” katanya.

Kepala Disorda DKI Jakarta, Ratiyono menuturkan, proses rehab venue bowling saat ini sudah mencapai 93 persen. Diharapkan, pada awal Juni ini proses rehab sudah selesai dilakukan. "Rehab untuk venue bowling sudah 93 persen. Rencananya, kami akan lakukan tes event pada 5 Juni 2011. Tes event berupa kejuaraan bowling internasional,” kata Ratiyono.

Untuk rehab venue cabang olah raga lainnya, diungkapkan Ratiyono, proses penyelesaiannya terus bergerak naik mencapai 43 persen hingga 60 persen. Dia memastikan, perbaikan gedung beserta sarana dan prasarana tempat pertandingan SEA Games akan rampung pada Juli hingga Agustus mendatang.

Kendati demikian, dirinya mengakui dalam pelaksanaan lelang rehab venue, ada beberapa venue yang tahap pelelangan fisiknya diulang. Salah satunya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) yang tahap lelangnya diulang karena terjadi ketidaksesuaian dalam pelaksanaanya. Namun saat ini, pemenang lelang sudah ditentukan pengerjaan perbaikan venue tengah berjalan. “Venue lainnya yang mengalami pengulangan lelang dan dievaluasi yaitu venue Velodrome di Rawamangun. Sementara untuk venue yang perbaikannya mengalami tingkat kesulitan tertinggi seperti Judo, Panahan dan Basket, venuenya baru bisa rampung pada akhir Juli,” jelasnya.



Reporter: lenny | Editor: erik

Menghitung Peluang <b>Indonesia</b> di SEA <b>Games</b> XXVI Palembang

Posted: 01 Jun 2011 07:54 AM PDT

Ajang olahraga tertinggi bangsa-bangsa di Asia Tenggara ini akan mempertandingkan 44 cabang olahraga dengan 542 medali emas untuk diperebutkan.

Kota Palembang akan mendapat kehormatan untuk menggelar sekitar 22 cabang olahraga. Penyelenggaraan akan dipusatkan di kompleks Stadion Jakabaring.

Sedangkan Jakarta akan menyediakan fasilitas untuk 24 cabang olahraga dengan kompleks Gelora Bung Karno Senayan sebagai pusatnya. Lalu ada GOR Ciracas Pasar Rebo dan beberapa arena lainnya sebagai fasilitas penunjang.

Sebagai negara dengan wilayah paling luas dan berpenduduk terbanyak di Asia Tenggara, prestasi Indonesia memang masih di atas negara ASEAN lainnya. Sejak mengikuti SEA Games pertama kalinya pada 1977 silam, Indonesia sudah pernah menjadi juara umum sebanyak sembilan kali (1977,1979, 1981, 1983, 1987, 1989, 1991, 1993 dan terakhir 1997).

Bandingkan dengan Negeri Gajah Putih Thailand yang baru lima kali menjadi juara umum (1985, 1995, 1999, 2007 dan 2009), Malaysia satu kali (2001), Vietnam satu kali (2003) dan Filipina satu kali (2005).

Tapi semua catatan prestasi di atas terjadi pada masa lalu yang hanya bisa kita kenang. Setelah 1997, prestasi olahraga Indonesia memprihatinkan.

Dulu selama puluhan tahun kita unggul di cabang bulu tangkis, sepak bola, atletik, bela diri, aquatik, angkat beban dan senam. Kini Malaysia pun sudah bisa menumbangkan tim bulu tangkis Indonesia yang selama beberapa dekade ditakuti di dunia.

Indonesia bahkan pernah berada di posisi lima klasemen akhir di SEA Games 2005 Filipina, di bawah negara yang lebih kecil dan “baru” merdeka seperti Vietnam.

Ironisnya banyak mantan atlet, yang dulu berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di atas bendera negara lainnya, kini hidup melarat di usia senja. Mereka terpaksa menjual medali demi sesuap nasi karena pemerintah lalai memerhatikan kesehjateraan mereka.

Kegagalan prestasi olahraga nasional bukan cuma di SEA Games, tapi juga di ajang Asian Games dan Olimpiade. Belum lagi kejuaraan internasional lainnya.

Lalu bagaimana peluang Indonesia di SEA Games 2011? Sebagai tuan rumah kita punya potensi yang besar untuk menjadi juara umum atau paling pahit duduk di posisi kedua. Berlaga di kandang sendiri dan didukung fans tentu menjadi suntikan semangat yang luar biasa.

Tapi penampilan di pertandingan ditentukan oleh persiapan — seperti latihan dan pola makan sebelum berlaga.

Pemerintah melalui Kemenpora bekerjasama dengan KONI/KOI memang membentuk Program Indonesia Emas (PRIMA), yang bertugas merancang program latihan, pembentukan karakter atlet hingga strategi bertanding agar nama Indonesia berjaya di SEA Games 2011.

Namun keraguan tetap muncul terhadap keberhasilan program PRIMA. Pengurus olahraga di Indonesia selama ini lebih mementingkan pelatihan jangka pendek menjelang bergulirnya sebuah kejuaraan.

Induk-induk organisasi olahraga baru akan menggelar latihan beberapa bulan sebelum mengikuti sebuah turnamen. Pola pencarian bibit atlet muda lewat kejuaraan di daerah tidak pernah digarap dengan serius. Anak-anak sekolah yang gemar berolahraga pun tidak diberdayakan dengan sungguh-sungguh.

Tak hanya itu, sarana olahraga di negara ini boleh dibilang sangat memprihatinkan. Indonesia selama bertahun-tahun “hanya” mengenal stadion sepak bola berstandar internasional Gelora Bung Karno (dulu stadion utama Senayan) yang dibangun tahun 1962 silam.

Beberapa stadion megah dan kompleks olahraga baru dibangun pemerintah dalam 10 tahun terakhir — misalnya Stadion Jakabaring Palembang (dibuka 2004) dan stadion Palaran Samarinda (dibuka 2008).

Minimnya fasilitas olahraga di Indonesia menjadi bukti minimnya perhatian pemerintah terhadap pembinaan atlet nasional. Bagaimana mau menghasilkan atlet berprestasi kalau tempat latihannya saja kita tak punya?

Soal peluang Indonesia di SEA Games 2011, kita harus realistis. Sepertinya sulit untuk menjadi juara umum.

Prestasi dalam olahraga tak cuma bermodal semangat juang tinggi. Banyak faktor yang menentukan, mulai dari bentuk tubuh atlet, asupan gizi, ketahanan fisik, bakat, pendidikan, pelatih yang handal, lingkungan yang baik sampai pola pelatihan jangka panjang selama bertahun-tahun.

Bandingkan dengan Thailand, Vietnam, Malaysia sampai Laos yang serius membina atletnya. Mereka menyewa pelatih asing yang berpengalaman sampai membangun sarana olahraga mumpuni.

Jangan heran kalau nanti Indonesia yang tuan rumah hanya bisa jadi penonton prestasi atlet negara lain yang berlaga di SEA Games 2011.

Dari hasil sementara jajak pendapat yang dilakukan oleh Yahoo! Indonesia hingga Rabu (1/6) pukul 13.45 WIB, para pembaca memilih Thailand sebagai saingan terberat Indonesia di SEA Games 2011 dengan perolehan 2955 suara (59 persen).

Disusul Malaysia (1031 suara/21 persen. Yang unik dari hasil sementara jajak pendapat, sebagian pembaca Yahoo! Indonesia memilih Timor Leste (360 suara/7 persen) lebih kuat dari Vietnam yang hanya meraih tiga persen atau 156 suara.

source : http://id.berita.yahoo.com/menghitung-peluang-indonesia-di-sea-games-xxvi-palembang.html

MNC Ambil Bagian dalam SEA <b>Games</b> 2011 - Kalbarinfo.Com

Posted: 01 Jun 2011 01:47 AM PDT

JAKARTA, KalbarinfoPT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) dan Panitia Nasional SEA Games XXVI (Indonesia SEA Games Organizing Comitte/INASPC) hari ini menandatangi kerjasama sebagai bentuk dukungan MNC atas pelaksanaan SEA Games XXVI tahun 2011 di Indonesia. MNC menjadi pemegang hak siar eksklusif untuk beberapa cabang olahraga di event olahraga terbesar di Asia Tenggara tahun ini.

Pelaksanaan penandatangan kerjasama tersebut dilakukan oleh CEO MNC group, Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Panitia INASOC Rita Soebowo disaksikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alifian Mallarangeng dan Ketua Harian INASOC Rachmat Gobel di Gedung KONI, Jakarta (1/6) MNC akan memegang hak siar eksklusif untuk beberapa cabang olahraga seperti Sepakbola, Badminton, Renang, Dragon Race, Rhythmic Gymnastic dan Futsal.

Dalam sambutannya, Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa keikutsertaan MNC dalam SEA Games kali ini merupakan bentuk komitmen tinggi MNC untuk mempopulerkan olahraga di Indonesia."Kebanggan bagi saya mewakili MNC group dalam rangka kerja sama broadcast untuk kegiatan SEA Games. Untuk kedepannya olahraga menjadi populer dan dipopulerkan oleh media.”

“MNC memiliki komitmen yang tinggi untuk mempopulerkan olahraga di Tanah Air. SEA Games merupakan momentum bukti komitmen kami dan mudah-mudahan diikuti broadcast yang lain. Kami berkeyakinan, masyarakat yang gemar berolahraga tentunya menimbulkan jiwa yang lebih positif,”sambungnya.

Sementara itu, Menegpora Andi Mallarangeng menyambut antusias kerjasama MNC kepada INASOC seraya berharap agar bentuk dukungan MNC ini diikuti oleh semua media massa lainnya, sehingga perhelatan SEA Games akhir tahun nanti dapat berjalan sukses dan membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kami membutuhkan dukungan seluruh media massa untuk mengobarkan semangat SEA Games ke seluruh Indonesia. Saya percaya, setelah ini media-media lain pasti mengikuti langkah MNC untuk menjadi mitra INASOC," tutur Andi dalam keterangan persnya. (riz/edo/okz)

26th SEA <b>Games Indonesia</b> 2011: Bonus SEA Games Rp300 Juta Peraih <b>...</b>

Posted: 25 May 2011 11:07 PM PDT

<b>Game</b> Facebook Majapahit Online Asli <b>Indonesia</b>

Posted: 25 May 2011 10:39 AM PDT

Game Facebook Majapahit Online Asli Indonesia

[NEW] Bahasa <b>Indonesia</b> Chatroom <b>Game</b> � Taring � mig33

Posted: 24 May 2011 08:17 PM PDT

Teman-teman di Indonesia, kabar gembira! Kami baru saja membuat game KHUSUS UNTUK KAMU!
Bisakah kamu menjawab tebakan kami dengan cepat? Yakin kamu yang paling tahu?

Ini kesempatan kamu untuk bersaing dengan temanmu dan buktikan siapa yang paling tahu.
Coba game Ruang Obrolan terbaru kami â€" Taring!
Ada ribuan tebakan di sana menunggu untuk kamu jawab!

Klien Java: Cukup masuk ke Menu > Game
Klien Web: Cukup masuk ke Games > Chat Room Games
Klien Android: Cukup masuk ke Game

Tunggu apa lagi? Masuk ke mig33 sekarang dan coba game baru ini!


English

Do you have the biggest brain? Can you answer quickly?

This is your chance to compete with your friends and find out who’s the brightest amongst you.
Check out our latest Bahasa Indonesia Chatroom game â€" Taring!
There are thousands of questions out there for you to have fun with!

Java Client: Simply go to Menu > Games
Web Client: Simply go to Games > Chat Room Games
Android Client: Simply go to Games

What are you waiting for? Log in to mig33 today and try it!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

dbc network,peluang bisnis,oriflame

ebook,tip internet,sukses internet