tviexpress,tviauto, tvi, tvi-auto.blogspot
On Senin, 31 Januari 2011 0 komentar

top games Sixty Top Flash <b>Game</b> Developers from Around the World to Share <b>...</b>


Sixty Top Flash <b>Game</b> Developers from Around the World to Share <b>...</b>

Posted: 31 Jan 2011 11:04 AM PST

... in the Flash gaming industry, including developers from EA2D (Electronic Arts Inc.) in California, Miniclip in Switzerland, Nitrome in London, Ninja Kiwi in New Zealand, GameInABottle in Hungary, and Artlogic Games in Indonesia. ...

Entertainment <b>Indonesia</b> , Theater Imax 3d Keong Emas

Posted: 31 Jan 2011 09:37 AM PST

Entertainment >Arts & Entertainment >Arts & Entertainment >

Entertainment Indonesia , Theater Imax 3d Keong Emas

Renang Perjuangkan Target "Pribadi"

Posted: 31 Jan 2011 02:36 PM PST

JAKARTA, KOMPAS - Renang adalah salah satu nomor dalam cabang akuatik yang bertabur medali emas di SEA Games 2011, mencapai 38 medali. Di tengah sulitnya merebut medali tersebut, Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia menyimpan satu target ”pribadi”, yakni merebut tujuh atau delapan emas. ...

Freesia City Cute FB <b>Game</b> from <b>Indonesia</b> | Best <b>Games</b> Information

Posted: 31 Jan 2011 05:42 AM PST

 

New FaceBook game that developed by Indonesian game developer. It named Freesia City.

Maybe for simple explanation, it similar wirh Ameba Pico or pet society. But Freesia City is manage avatar from 3 different jobs. Druid (Potion maker), gardener (Gardening) and Florist (Bouquet master).

I choose Druid because I love Severus Snape. lol So I’ll explain in druid area

The main idea of this game are :

1. Collecting coin to buy decoration or cloth
2. Leveling

You can get money from making potion. If you Druid, you can make potion and sell it (Just click the potion after it finish).

You will get Experiment every time you harvest your potion. In this beta version, each potion will give you 5 exp.

YOU WILL GET SAME EXP FROM ALL POTION (whatever the producing time are. But I already gave suggestion to change it. I mean the longer you produce the potion the exp should be bigger, right? Hope they will fix it ASAP.

For more information about this game, you can see this video.

Gift system, quest etc still not available. Since this game still in beta version, pls be patients. lets hope all facility will be open soon. ^^

Mean while, lets play this game and collect money as many as we can so we can decorating our room ^^

(This is me and my friends decoration room for valentine contest)

It is his room. I just asked to help him to take photo together. I’m bad in decorating item. lol

DILEMA DIEGO

Posted: 31 Jan 2011 12:12 PM PST

DILEMA DIEGO PDF Print
Tuesday, 01 February 2011
Diego Michiels lolos seleksi tim nasional (timnas) U-23 Indonesia. Pemain yang masih berpaspor Belanda itu bisa masuk skuad muda Merah Putih, tapi masih ada masalah yang menyertainya.

'Indonesia Harus Raih Minimal 200 Emas untuk Jadi Juara'

Posted: 31 Jan 2011 06:31 AM PST

Samarinda - Pemerintah menargetkan tampil sebagai juara umum di perhelatan SEA Games 2011. Minimal kontingen Merah Putih harus meraih 200 medali emas untuk memastikan target itu tercapai.

Indonesia terakhir kali menjadi juara umum di pergelaran olahraga se-Asia Tenggara ini adalah tahun 1997 di Jakarta. SEA Games 2011 yang digelar di Jakarta dan Palembang menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali mengibarkan sang Merah Putih sebagai yang terbaik.

"Kita menargetkan juara umum pada SEA Games tahun ini," kata Menkokesra Agung Laksono usai meresmikan Sekolah Olahraga Terpadu Kalimantan Timur,di Kompleks GOR Sempaja,Jl KH Wahid Hasyim,Samarinda,Senin (31/1/2011) sore WITA.

"Kalau ingin juara umum harus dapat emas lebih dari 200 medali emas," tambah Agung.

Ditanya lebih lanjut usai terkait dengan target menjadi yang terbaik, Agung menjelaskan pemerintah telah menganggarkan dana triliunan rupiah untuk mewujudkan keinginan tersebut.

"Target juara umum telah dianggarkan Rp 3,2 triliun. Dana tersebut (Rp 3,2 triliun) diperoleh dari APBN dan sponsor publik. Tapi itu (dana Rp 3,2 triliun) masih kurang," jelas dia.

Dana triliunan rupiah tersebut,sebut Agung, diantaranya diwujudkan untuk pembangunan sarana dan prasaran pendukung SEA Games. Kendati demikian,Agung belum bisa merinci olahraga mana saja yang menjadi andalan Indonesia dalam perhelatan olahraga dua tahunan tersebut.








( nar / nar )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Riedl Ingin Diego Bertahan

Posted: 31 Jan 2011 06:17 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, ingin Diego Michelis bertahan di pemusata latihan nasional U-23. Namun, hal ini sulit terwujud karena Diego masih terikat kontrak dengan klubnya di Belanda.

Sejak bergabung dengan pelatnas, Diego menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia tak canggung dan mampu berbaur dengan rekan-rekannya.

"Adaptasi dia bagus, terutama dengan cuaca di sini," kata Riedl.

Diego seharusnya kembali ke Belanda pada Kamis nanti. Namun, Riedl berharap hal ini tak terjadi. Pelatih asal Austria itu ingin Diego unjuk kebolehan dulu melawan tim U-21 Pelita Jaya, Sabtu (5/2/2011).

"Kami ingin pertahankan Diego di tim Pra-Olimpiade, bahkan sampai SEA Games. Tapi, ini masih agak sulit karena dia terikat kontrak dengan klubnya di Belanda. Masih ada sisa kontrak 1,5 tahun lagi. Jadi, ini bukan keputusan saya lagi. Langkah berikutnya saya serahkan kepada Pak Iman Arif (Deputi Bidang Teknis BTN) dan pemain itu sendiri," ujarnya.

Riedl juga ingin Diego bertahan dalam pelatnas jangka panjang, yakni Maret sampai November. "Kami ingin dia terus bersama kami, tapi peluangnya tidak terlalu besar," katanya.

Diego sendiri mengaku kaget ketika Riedl memintanya bertahan. "Aku tak menyangka akan seperti ini. Aku juga masih terikat kontrak. Ya, aku harus memikirkan semuanya lagi. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi," seru Diego.

Indonesia Targetkan Juara Umum SEA Games

Posted: 31 Jan 2011 03:39 AM PST

"Kalau mau jadi juara umum, setidaknya harus mendapat medali emas lebih dari 200," kata Agung

Menanti 'Smash' Merah Putih

Posted: 31 Jan 2011 12:29 AM PST

BULUTANGKIS Indonesia kian menjauh dari kejayaan. Kibaran bendera Merah Putih seakan enggan mewarnai sederet turnamen di kancah regional maupun internasional. Tak heran jika seluruh pendukung di Tanah Air sangat merindukan kebangkitan ‘smash’ Taufik Hidayat dkk.

Dua kejuaran bergengsi di awal 2011, Malaysia Open Super Series dan Korea Open Super Series Premier, tak satupun wakil Indonesia menempatkan diri di podium teratas. Taufik kandas di tangan pemilik nomor satu dunia Lee Chong Wei di partai pamungkas di Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Sedangkan di Seoul, pebulutangkis asal Bandung menyerah dari musuh bebuyutannya, Lin Dan di babak perempatfinal. Andalan China pun memupus harapan Indonesia mencuri medali emas, setelah menyingkirkan Simon Santoso di semifinal. Lin Dan pun mengukuhkan diri sebagai jawara tunggal putra, usai menghentikan perlawanan Chong Wei di partai pamungkas.

Taufik mengharumkan nama Indonesia saat meraih medali emas di Olimpiade Athena 2004 dan Asian Games 2006 di Doha, Qatar. Sepanjang 2010, pria kelahiran 29 tahun silam menyabet gelar juara Kanada Open, Indonesia GP Gold dan Prancis Open Super Series. Markis Kido/Hendra Setiawan, adalah pasangan ganda putra yang masih membuka asa Merah Putih.

Pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 juga mencatatkan nama sebagai jawara SEA Games 2009 di Laos, serta Asian Games XVI di Guangzhou, China, November 2010 lalu. Namun sayang, pasangan yang menjuarai sejumlah kejuaraan Super Series pada 2009 belum menunjukkan tajinya di dua kejuaraan awal tahun ini.

Peluang kembali terbuka, kala kejuaraan All England sudah menanti. Tentunya, segudang harapan mengiringi perjuangan para punggawa Merah Putih di Birmingham, Inggris, sepanjang 8-13 Maret mendatang. Bukan tanpa alasan, karena Indonesia cukup lama absen sebagai juara di berbagai partai turnamen ini.

Terakhir, Heriyanto Arbi mencatatkan namanya sebagai juara tunggal putra event tahunan tersebut, pada 1993 dan 1994 silam. Dua gelar di tahun yang sama juga diraih andalah tunggal putri saat itu, Susi Susanti. Sedangkan pasangan Sigit Budiarto/Candra Wijaya mengamankan juara ganda putra pada 2003 lalu.

Memang diakui, Taufik dan Markis/Hendra masih menjadi tumpuan utama. Lalu, bagaimana dengan eksistensi para srikandi Indonesia? Merosotnya prestasi seakan menjadi indikasi minimnya regenerasi, kendati menumpuknya bibit-bibit muda yang siap mengibarkan kembali kejayaan Merah Putih. Ya, sampai kapan kita berdamai dengan keterpurukan?(far)

Legenda Indonesia, Fan Tek Fong Meninggal

Posted: 30 Jan 2011 11:31 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan pemain timnas sepak bola Indonesia, Fan Tek Fong yang kemudian dikenal dengan nama Hadi Mulyadi (67), meninggal dunia pada Minggu (30/1/2011) malam di Jakarta, karena serangan jantung.

Almarhum adalah salah seorang pemain besar pada zamannya, sebagaimana teman-teman seangkatannya yang telah mendahuluinya pergi, seperti Soetjipto Soentoro, Abdul Kadir, dan Yakob Sihasale.

"Kita kehilangan salah seorang bintang besar yang banyak berjasa pada persepakbolaan nasional," kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes dikutip dari situs resmi PSSI, Senin (31/1/2011).

Menurut Nugraha, Hadi Mulyadi adalah pemain besar yang sangat bersahaja, tidak sombong, mudah diajak bicara oleh orang yang usianya jauh di bawah dia sekalipun.

Pihak keluarganya memastikan, almarhum akan dikremasi pada Rabu (2/2/2011) sekitar pukul 10.00 WIB.

Fan Tek Fong, lahir di Serang, Banten, 19 September 1943. Ia adalah salah satu bintang timnas Indonesia era 1960-an dan 1970-an.     

Belajar sepak bola secara serius sejak usia 10 tahun di bawah bimbingan pelatih nasional legendaris (alm) Endang Witarsa, Tek Fong memulai karier fenomenalnya di klub UMS Petak Sinkian, sebelum kemudian bergabung dengan Persija Jakarta.

Ia kemudian sempat bermain untuk Pardedetex, Medan, walau kemudian kembali ke Jakarta memperkuat klub Warna Agung.

Pada tahun 1960, Tek Fong diterima masuk Union Makes Strength (UMS) setelah Dokter Endang melihat ada kelebihan di kakinya. Hampir bersamaan dengannya, masuk pula Surya Lesmana, Reni Salaki, Kwee Tik Liong, dan Yudo Hadianto.

Saat dokter Endang Witarsa dipercaya sebagai pelatih tim nasional, ia juga meminta Tek Fong untuk bergabung. Pretasinya di tim nasional semakin cemerlang.

Tek Fong bersama dengan Soetjipto Soentoro, Abdul Kadir, Yacob Sihasale, Risdianto, Surya Lesmana, Reni Salaki, Yuswardi, serta Anwar Udjang berhasil membawa berbagai gelar juara ke Indonesia. Tek Fong memang tak tergeserkan selama delapan tahun di tim nasional.

Ia tidak hanya membawa Persija Jakarta menjadi juara Perserikatan pada tahun 1963, tetapi juga ikut mempersembahkan empat gelar juara bagi tim nasional Indonesia, yaitu; King’s Cup 1968, Merdeka Games 1969, Anniversary Cup 1972, dan Pesta Sukan 1972. (ANT)

Mantan Pemain Timnas Fan Tek Fong Wafat

Posted: 30 Jan 2011 11:07 PM PST

Mantan Pemain Timnas Fan Tek Fong Wafat

Senin, 31 Januari 2011 13:57 WIB

Castrol Adakan Kumpul Bersama Komunitas Motor

Posted: 30 Jan 2011 07:44 PM PST

JAKARTA - Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Seluruh Indonesia (AISI) sejak tahun 1996-2009, angka penjualan sepeda motor di Indonesia menunjukan peningkatan yang signifikan. Pada akhir 2008, data Mabes Polri mencatat jumlah sepeda motor di Indonesia mencapai 49 juta dengan pertambahan secara nasional sebanyak 10% per tahun.
 
Saat ini Indonesia tercatat sebagai negara ketiga terbesar didunia dengan rata-rata pertumbuhan sepeda motor mencapai 5 juta unit per tahunnya. Dengan terus bertambahnya jumlah sepeda motor, secara otomatis jumlah komunitas motor juga terus bertambah dan banyak dari komunitas tersebut didirikan berdasarkan kesamaan pabrikan dan tipe motor tertentu.
 
Beberapa klub ini dikoordinir secara serius sehingga nama komunitas tersebut terus bertambah besar dan jumlah anggotanya terus bertambah, dan ada juga komunitas motor yang terbentuk hanya berdasarkan rekan kerja atau teman sepermainan saja. 
 
“Melihat hal tersebut, Castrol sebagai salah satu produsen pelumas untuk roda dua, berinisiatif untuk mempererat hubungan dengan para anggota komunitas sekaligus menyatukan mereka yang memiliki passion yang sama tanpa membeda-bedakan merek atau tipe motor tertentu dengan mengadakan acara Castrol Power1 Super Club ini,” ujar Augustnine Adrianto, MCO Marketing Manager, PT Castrol Indonesia.
 
Di acara “Castrol Power 1 Super Club Unleash Your Passion” yang diadakan di Parkir Selatan Senayan, para anggota komunitas bisa menyalurkan kegemaran mereka sekaligus memuaskan keingintahuan mereka akan informasi seputar dunia motor seperti: aksesoris dan modifikasi yang sedang tren saat ini, seputar pengetahuan tentang oli, sampai tips-tip berkendara yang aman di jalan raya.
 
Semua informasi berguna tersebut dipaparkan oleh para ahli di bidangnya masing-masing. Mereka akan diberikan tip tentang bagaimana melakukan modifikasi tetapi tetap memperhatikan segi keamanannya.
 
Selain itu mereka juga akan mendapatkan pengetahuan bahwa dengan memilih oli yang tepat sesuai dengan jenis motor dapat meningkatkan akselerasi kendaraan kesayangan mereka sehingga performa mesin menjadi lebih aman dan nyaman saat digunakan. "Diharapkan sesudah mereka memperoleh informasi yang benar, mereka dapat membagi atau menularkan kepada teman-teman komunitasnya," ujar Augustnine.
 
“Disini mereka tidak saja hanya akan bertemu dengan teman satu komunitas yang biasa ditemui, tetapi dapat secara langsung berinteraksi dengan komunitas lainnya," ujar Ahmad Jayadi, pebalap nasional dan juga brand ambassador Castrol Power 1 yang menjadi salah satu pembicara pada salah satu sesi di acara tersebut.
 
Acara ini juga akan diisi oleh berbagai macam hiburan seperti pertunjukan musik, kompetisi ringan dan juga games-games yang khusus dengan hadiah menarik yang dipersiapkan bagi anggota komunitas-komunitas motor yang hadir. 
 
“Dengan hadir di Castrol Power 1 Super Club "Unleash Your Passion" ini, komunitas yang datang akan menjadi sebuah komunitas yang berkumpul tanpa memandang bendera klub dan atau pabrikan dari jenis sepeda motor tertentu,” tutup Augustnine.
(uky)

Watched the football game live! Philippines vs. Indonesia ...

Posted: 29 Jan 2011 06:58 AM PST

Posted by: thediplomaticwife | December 16, 2010

Watched the football game live! Philippines vs. Indonesia – Suzuki Cup

Congklak, Traditional Game of Indonesia

Posted: 28 Jan 2011 11:13 PM PST

A history and introduction to congklak, a traditional children's game in Indonesia. Played throughout the archipelago in various forms, this game was brought to Indonesia by Arab ...

Sea Games Indonesia 2011, 26th, 2011 Southeast Asian Games

Posted: 28 Jan 2011 06:26 PM PST

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

dbc network,peluang bisnis,oriflame

ebook,tip internet,sukses internet