tviexpress,tviauto, tvi, tvi-auto.blogspot
On Rabu, 08 September 2010 0 komentar

top games Harian Seputar Indonesia, Sumber Referensi Terpercaya


Harian Seputar Indonesia, Sumber Referensi Terpercaya

Posted: 08 Sep 2010 01:01 PM PDT

JAKARTA(SINDO) – PB Forki masih memberlakukan perubahan komposisi skuad Asian Games (AG) 2010 dan SEA Games (SEAG) 2011. Finalisasi keputusan terjadi selepas Kejuaraan Karate Indonesia Open di Bali, 24–26 September 2010.

Targetkan Juara Umum SEA Games

Posted: 08 Sep 2010 11:47 AM PDT

JAKARTA - Hasil istimewa kala berlaga di kejuaraan bridge Piala Asia yang berakhir Minggu (5/9) lalu, membuat konfidensi PB Gabsi terdongkrak. Mereka pun langsung menargetkan untuk merebut gelar juara umum SEA Games 2011, kala Indonesia menjadi tuan rumah. "Kami ditargetkan mampu meraih lima ...

Atlet Asian Games Diharap Ukir Prestasi di Guangzhou

Posted: 08 Sep 2010 03:35 AM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Sport Development KoI Djoko Pramono berharap agar atlet yang dipromosikan ke Asian Games XVI di Guangzhou, China, November 2010 mampu meraih prestasi maksimal.

"Tahun 2010 ada dua multi event hampir bersamaan yakni Asian Games XVI di China, November dan Asian Beach Games (ABG) II di Oman Desember. Atlet yang dipromosikan di kedua multi event tersebut harus bisa membagi waktu untuk menyuguhkan medali bagi Merah-Putih," ujar Djoko Pramono di Jakarta, Rabu.

Djoko mengakui, perjuangan atlet nasional di tahun 2010 ini cukup berat, terutama yang dipersiapkan di dua multi event. Dengan harapan saat tampil di Asian Games XVI maupun ABG para atlet tersebut sama-sama membuahkan hasil yang optimal.

Seperti halnya cabang bola voli pantai dan sepaktakraw sudah pasti atletnya harus berjuang di dua event tersebut. Dengan begitu bisa saja ketika tampil di Asian Games dapat dijadikan jenjang menuju ABG.

Bila jenjang waktu yang berdekatan bisa dipergunakan sebaik mungkin, maka tidak menutup kemungkinan dapat membawa nama harum bangsa dan negara di dua multi event internasional.

Djoko mengatakan, di Asian Games XVI Guangzhou dipastikan Indonesia menurunkan 244 atlet dari 25 cabang olahraga. Besarnya jumlah kontingen, sudah seharusnya diimbangi dengan perolehan medali emas.

Tahun 2006 di Doha, Qatar, Indonesia meraih dua medali emas, empat perak dan 14 perunggu. Pada Asian Games XVI di Guangzhou minimal dapat dipertahankan, kalau bisa dapat melampaui hasil yang diukir empat tahun sebelumnya.

Bila hal itu terjadi katanya, Indonesia tidak rugi menurunkan 244 atlet yang datang dari 25 cabang. Upaya memenuhi semua itu kontingen Indonesia yang semula akan menurunkan 20 cabang kini ditambah lima cabang lagi dari voli indoor, menembak, sofbol, menembak dan biliar.

Djoko berharap lima cabang tambahan itu mempunyai peluang yang sama untuk menyuguhkan medali bagi Indonesia. Pada setiap event yang diikuti cabang biliar dapat memetik medali.

Atas pertimbangan itulah cabang biliar diajukan masuk tim Asian Games XVI. Sedang cabang menembak, voli pantai dan sofbol minimal mampu menandingi kekuatan lawan disetiap pertandingan yang dilakukan.

Dengan harapan ketiga cabang tersebut pembibitan maupun pembinaan atletnya berjalan berkesinambungan setelah diturunkan di multi event empat tahunan Asia. Begitu juga dari 20 cabang sebelumnya yang sudah diajukan tampil ke Guangzhou.

(ANT-131/S026)

Angkat Berat Beharap Pada Eko dan Triyanto

Posted: 07 Sep 2010 09:42 PM PDT

JAKARTA (pos Kota) – Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) sudah dipastikan akan memberangatkan delapan atlet pada cabang olahraga (cabor) angkat besi di Asian Games XVI di Guangzhou, Cina, November mendatang. Dari kedelapan atlet tersebut, PB PABBSI berharap pada lifter Eko Yuli Irawan dan Triyatno.

Meski mengaku tidak ingin gegabah dalam membicarakan target, namun Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PABBSI, Alamsayah Wijaya mengaku bahwa harapan atlet di Cina mendatang masih tetap terbuka. Maklum,selama ini para lifter baru bisa diberikan kesmpatan untuk menjalani Pelatihan nasional (Pelatnas), setelah vakum selama lima bulan usai mengikuti SEA Games di Laos, 2009 lalu.

"Usai mengikuti SEA Games di Laos, praktis para atlet baru masuk dalam pelatnas pada bulan April 2010 lalu. Artinya, persiapan para lifter kami pada ajang Asian Games di Cina mendatang, benar-benar sangat singkat. Padahal hal ini tidak akan terjadi apabila kami memiliki sejumlah atlet berbakat yang bisa menjadi andalan," kata Alamsayah.

Alamsyah juga mengakui bahwa Indonesia sudah tertinggal jauh dalam hal regenerasi  atlet. Maklum, tanpa menganggap remeh atlet lainnya, Indonesia praktis hanya mengandalkan lifter sekelas Eko (62 kg) dan Tri, sapaan Triyatno (69 kg). "Ya, praktis kami kini kami hanya bisa pada Eko dan Tri," tegas Alamsyah.

"Seharusnya hal itu tidak akan terjadi jika regenerasi atlet berjalan dengan baik. Karena terus terang saja, Indonesia sudah tertinggal jauh dalam hal mengembangkan prestasi para atlet, seperti yang dilakukan Cina. Mereka (Cina) punya banyak lifter andalan hamper di setiap event. Sehinga sulit bagi kami untuk menebak lifter mana yang akan diturunkan Cina di Asian Games nanti," jelasnya.

Pun demikian, PB PABSSI tetap optimis jika Eko dan Tri bisa menyumbangkan medali bagi Indonesia, meski ia tidak bisa menjamin medali apa yang akan diraih keduanya. "Saya tetap yakin Eko dan Tri bisa menyumbangkan medali di Asian Games nanti, meski kami tidak tahu apakah itu emas, perak atau perunggu. Karena Event Asian Games tahun ini bisa dikatakan sekelas dengan Olimpiade," tutupnya, merujuk pada perolehan medali di Olimpiade di beijin 2008 lalu, dimana lebih dari setengahnya digondol negara-negara dari Asia. (cw-7/B)

36 Karateka Siap Beraksi di Bali

Posted: 07 Sep 2010 09:17 PM PDT

Foto: Ketua PB Forki Hendardji Soepandji (duduk-kiri) bersama sejumlah karateka peserta Indonesia Open Karate Camphionship 2010 / Foto: Muhayati Faridatun

Indonesia Open Jadi Parameter Terakhir

Posted: 07 Sep 2010 03:33 PM PDT

Jakarta, Kompas - Indonesia Open II-2010 yang digelar pada 24-26 September di Bali menjadi parameter terakhir bagi pembentukan Tim Karate Indonesia ke Asian Games XVI-2010. ...

KOI Tunggu Keputusan Menpora

Posted: 07 Sep 2010 03:33 PM PDT

Jakarta, Kompas - Ketua Bidang Pengembangan Olahraga Komite Olimpiade Indonesia Djoko Pramono memastikan lima cabang tambahan yang diusulkan dikirim ke Asian Games 2010 sudah diajukan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Saat ini KOI dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas menunggu keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga. ...

Taekwondo Raih 1 Emas dan 2 Perak di Korea Open

Posted: 06 Sep 2010 03:31 PM PDT

Jakarta, kompas Indonesia yang menurunkan 31 taekwondoin di Korea Open, 2-7 September di Gumi, Korea Selatan, meraih satu medali emas, dua perak, dan tujuh perunggu. Dari 31 taekwondoin, 12 di antaranya dipersiapkan ke Asian Games XVI-2010 Guangzhou, 10 lainnya lapis keduanya yang jadi kandidat SEA Games, dan sembilan lainnya untuk nomor poomsae atau jurus. ...

PB PABBSI Siap ke Asian Games

Posted: 06 Sep 2010 07:08 AM PDT

JAKARTA (Pos Kota) -  Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) mengusulkan bisa membentuk tiga layer pada cabang olahraga Angkat Besi. Usulan tersebut, diharapkan dapat mengatasi ketatnya jadwal kompetisi yang akan dijalani atlet, tahun depan. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PABBSI, Alamsyah Wijaya, di Jakarta, Senin (6/9).

Alamsyah mengaku bahwa tingkat persiapan PB PABBSI jelang Asian Games XVI di Guangzhou, Cina dan kejuraan dunia di Turki,  telah mencapai 90 persen. PB PABBSI bahkan sudah siap mengirim delapan atlet ke Cina, November mendatang. Jumlah itu lebih banyak dari atlet yang dikirimkan pada Asian Games ke XV di Doha, 2006 lalu, yakni sebanyak tujuh atlet.

"Ya, kami akan mengirimkan delapan atlet ke Cina, lebih banyak dari Asian Games sebelumnya dan akan mengikuti enam dari 15 nomor yang dipertandingkan. Sementara kesiapan kami kini telah mencapi 90 persen. Artinya kami tingal menunggu prosedur selanjutnya untuk memberangkatkan para atlet," kata Alamsyah.

Mengenai target Indonesia di Cina, Alamsyah tidak ingin gegabah. Namun ia berharap  bisa meraih pencapain yang lebih tinggi dari satu perunggu yang dipersembahkan pada Asian Games sebelumnya. Namun PB PABSSI kini mulai dipusingkan lantaran ketatnya jadwal yang akan dijalani para atletnya, tahun depan.

Pasalnya, setelah menjalani kejuaran di Turki 18-30 September 2010,a atlet wajib mengikuti kejuaran di Prancis, 10-17 September 2011 mendatang. Maklum, kedua kejuraan ini sebagai ajang untuk mencari quota bagi atlet untuk bisa lolos ke Olimpiade 2012 di London mendatang. Apalagi event di Prancis hampir bertepatan dengan ajang SEA Games 2011 di Indonesia mendatang.

"Untuk itu, kami berharap bisa membentuk tiga layer sebagai pelapis atlet kami dalam beberapa event, tahun depan. Meski event-event tersebut masih lama, tapi kami benar-benar harus membutuhkan persiapan yang matang karena dengan persiapan yang singkat, maka akan sulit bagi kami untuk meraih atau mempertahankan target medali," jelas Alamsyah.

Alamsyah sendiri telah mengajukan usulan tersebut sejak jauh-jauh hari. Sayang, hingga saat ini usulan yang mereka ajukan tersebut, belum mendapat respon dari tingkat yang lebih tinggi dari pengurus yang paling berkepentingan dalam mengurusi hal tersebut. (cw-7/B)

Tim Bridge Putra Indonesia Berjaya di Piala Asia

Posted: 05 Sep 2010 02:34 PM PDT

Tim Bridge Putra Indonesia Berjaya di Piala Asia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

dbc network,peluang bisnis,oriflame

ebook,tip internet,sukses internet