tviexpress,tviauto, tvi, tvi-auto.blogspot
On Selasa, 27 April 2010 0 komentar

JAKARTA - Komandan Pelatnas Asian Games (AG) Indonesia Hendardji Supandji menerangkan ada 8 atlet yang terancam dicoret. Dia menilai atlet itu memiliki kualitas sangat kurang untuk bersaing di multievent empat tahunan tersebut.
 
Menurut Hendardji, penetapan 8 atlet dari lima cabang olahraga (cabor) itu berdasarkan kriteria mendasar yang dibuat pihaknya, terutama mengacu masalah fisik atlet yang belum memenuhi harapan.
 
Dari empat kriteria seperti bagus, cukup, hingga kurang, 8 atlet yang tak disebutkan namanya oleh Hendardji itu masuk di kategori kurang sekali. Jadi, mereka terancam digusur dan lebih dipersiapkan untuk memperkuat Indonesia di SEA Games (SEAG) 2011.
 
“Ada 8 atlet mulai dari taekwondo, layar, tenis lapangan, angkat besi, hingga voli pantai. Kami rencananya akan bertemu dengan pengurus cabor bersangkutan untuk mendiskusikan mengenai masalah tersebut,” ungkapnya, Selasa (27/4/2010).
 
Jika tak memenuhi kualifikasi yang ditentukan. Maka, pihaknya terpaksa akan mendegradasikan atlet tersebut dan menggantikan posisi mereka dengan nomor beregu melalui tes 35 cabor awal Mei mendatang.
 
Kondisi itu membuat susunan atlet yang sebelumnya telah terbentuk menghadapi AG terancam berubah. “Bisa saja terjadi, tapi itu akan lebih baik jika tetap memaksakan mereka tampil dengan modal seadanya,” pungkasnya.
 
Yang jelas, pihaknya telah melakukan tes terhadap 71 dari 120 atlet. Sisanya sebanyak 49 akan secepatnya dilakukan tes. Artinya, dari 17 cabor yang dipersiapkan ke Guangzhou, pihaknya baru melakukan tes kepada 13 cabor. Sementara empat cabor seperti atletik, anggar, panahan, dan dayung belum dites karena belum menyerahkan daftar nama atletnya.
 
Karena itu, Hendardji ingin pengurus cabor menyerahkan nama atlet untuk memenuhi harapan seperti tiga cabor, yakni balap sepeda, bulu tangkis, dan loncat indah yang masuk kategori bagus.
 
Pihaknya pun terus mengupayakan peningkatan terhadap cabor lainnya, termasuk 9 cabor yang masuk kategori cukup. Kemudian, 8 cabor kategori kurang untuk secepatnya masuk kategori bagus. Khususnya kategori kurang, pihaknya memberikan batasan waktu hingga 3 bulan. Pihaknya berencana akan mencoret mereka jika dalam waktu itu tak juga mengalami peningkatan.
 
“Kami harus segera meningkatkan kualitas mereka, apalagi waktu pelaksanaan AG tinggal beberapa bulan lagi,” papar Hendardji.
(Edi Yulianto/Koran SI/far)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

dbc network,peluang bisnis,oriflame

ebook,tip internet,sukses internet