tviexpress,tviauto, tvi, tvi-auto.blogspot
On Sabtu, 01 Mei 2010 0 komentar

LONDON - Banyak pelatih tim sepak bola yang melakukan “Mind Games” (permainan pikiran) sebagai salah satu taktiknya untuk mengelabui lawan yang akan dihadapinya. Tapi tidak untuk sang pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti.

Pelatih 50 tahun itu menegaskan bahwa “Mind Games” itu bukan caranya untuk bermain di sepak bola. Ketika akan menghadapi Liverpool di Anfield hari Minggu (2/05/2010) nanti, ia lebih memilih fokus pada timnya.

“Saya tidak punya kemampuan untuk itu. Saya punya hal lain untuk dipikirkan seperti mempersiapkan taktik, teknik dan psikis para pemain,” tegasnya seperti dikutip situs resmi klub, Chelseafc.com, Sabtu (1/05/2010).

“Yang terpenting adalah bagaimana punya emosi yang bagus dengan para pemain untuk mengontrol tekanan yang ada dan menjaga atmosfer skuad. Kami memang punya banyak tekanan tapi tidak terlalu banyak. Kami percaya bahwa kami punya kemampuan yang lebih untuk melawan Liverpool,“ tambahnya.

Tahun pertamanya dengan Chelsea, pelatih yang punya karakteristik kalem ini merasa bangga pada hasil yang diperoleh bersama timnya. Ia pun mengakui keberhasilannya juga didukung oleh potensi para pemainnya dalam mencetak gol. Salah satunya Didier Drogba yang berada di jajaran top skor Premiere League dengan 25 gol.

“Saya tidak menyangka untuk musim ini bisa meraih 93 gol. Saya senang karena kami  telah berupa untuk terus bermain menyerang dan mempunyai seorang striker yang mampu menciptakan 25 gol musim ini,“ ujarnya dengan bangga.
(acf)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

dbc network,peluang bisnis,oriflame

ebook,tip internet,sukses internet